Seorang Ibu Nekat Terobos Kobaran Api Selamatkan Putrinya yang Terjebak di Rumah, Ini Nasib Keduanya

Seorang Ibu Nekat Terobos Kobaran Api Selamatkan Putrinya yang Terjebak di Rumah, Ini Nasib Keduanya

Editor: Hendra Kusuma
Kompas.com
Seorang Ibu Nekat Terobos Kobaran Api Selamatkan Putrinya yang Terjebak di Rumah, Ini Nasib Keduanya 

SRIPOKU.COM-Seorang Ibu Nekat Terobos Kobaran api Selamatkan Putrinya yang berusia 8 tahun, yang Terjebak di Rumah, dalam Kebakaran Jumat dinihari.

Peristiwa Kebakaran  di rumah panggung milik Indo Wellang (65) di Kelurahan Batubatu, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Jumat (10/1/2020) memang menyisakan duka.

Saat penduduk tengah lelap, tiba-tiba keluar kobaran api dari rumah panggung tersebut, Senni (40), ibu rumah tangga yang sudah menjadi orang tua tunggal ini panik dan selamat.

Namun, Senni menjerit histeris ketika tidak melihat anaknya Hasni (8), setelah sempat berteriak kebakaran dan meminta bantuan warga, dia  nekat menerobos kobaran api dan masuk kembali ke dalam rumah yang Kebakaran.

Warga yang terjaga karena teriakan Senni sempat keluar dan namun tak kuasa untuk melarang, karena korban sudah masuk ke rumah yang dikobari api, demi menyelamatkan anaknya.

Namun, setelah nekat menerobos kobaran api dan masuk ke dalam rumah yang terbakar, Senni maupun anaknya Hasni tidak pernah keluar,

warga yang berjaga di luar hanya pasrah menunggu dan berusaha memadamkan api.

Setelah api padam, maka warga kemudian segera ke lokasi Kebakaran dan mendapati keduanya Senni dan anaknya Hasni sudah tewas terbakar.

Jenazah kedua korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada pukul 13.30 Wita.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, saat terjadi kebakaran, Senni terlebih dahulu berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api yang menghangsungkan rumah panggung milik orangtuanya, Indo Wellang (65).

Saat berhasil lolos, ia pun berteriak-teriak membangunkan warga.

Namun, masuk kembali ke dalam rumahnya yang sudah dipenuhi api demi menyelematkan putrinya Asni yang saat itu tengah tertidur di kamar.

Namun nahas, saat masuk ke dalam, ia tak kembali lagi, hingga akhirnya ditemukan di bawah puing rumahnya yang terbakar bersama dengan putrinya.

"Mamanya sempat lolos keluar bahkan berteriak-teriak bangunkan warga, tapi masuk kembali ke dalam rumah karena anaknya masih di kamar tidur," kata Ridhawati (44), tetangga korban yang dikonfirmasi via pesan singkat.

Pasca-kematian suaminya, Essang lima tahun lalu. Senni tinggal bersama orangtuanya dan bekerja sebagai penjual cendol di Pasar Batubatu, Kecamatan Marioriawa, demi menghidupi dua anaknya Awal (14) dan Asni.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved