Jadwal Perekrutan Petugas PPK dan PPS KPU Ogan Ilir, Dibutuhkan 80 Orang

KPU Kabupaten Ogan Ilir membuka pendaftaran untuk masyarakat, yang ingin menjadi petugas PPK dan PPS KPU Ogan Ilir.

Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Refly Permana
sripoku.com/resha
Gedung KPU Kabupatem Ogan Ilir, di Jalan Lintas Timur Indralaya - Kayuagung Km34, Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir membuka pendaftaran untuk masyarakat yang ingin menjadi Petugas PPK dan PPS KPU Ogan Ilir. Para petugas tersebut akan disebar di 16 Kecamatan yang ada di Bumi Caram Seguguk, saat penyelenggaraan Pilkada 2020 nanti.

Ketua KPU Ogan Ilir, Massuryati, mengatakan bahwa pendaftaran akan dibuka pada 15 Januari hingga 14 Februari mendatang, untuk PPK. Sedangkan untuk PPS, dibuka dari 15 Januari hingga Maret mendatang.

Perketat Verifikasi KTP, KPU OI Minta Dampingi Timses Calon Perseorangan Saat Verifikasi Level Desa

"Open recruitment badan ad hoc petugas PPK dan PPS itu sesuai dengan PKPU nomor 16 tahun 2019 tentang Tahapan Program dan Jadwal pemilihan Bupati dan Wabup 2020," ujarnya saat dihubungi, Jumat (10/1/2020).

Ia mengatakan, pihaknya membutuhkan Petugas PPK sebanyak 80 orang, yang disebar di 16 Kecamatan. Sedangkan PPS, dibutuhkan 723 orang untuk ditempatkan di 241 Desa/Kelurahan.

"Yang akan kita terima untuk PPK sebanyak 80 orang, masing-masing kecamatan 5 orang. Petugas PPS di desa dan kelurahan kita masing-masing 3 orang sehingga total 723 orang," tambahnya.

Dan durasi pekerjaannya pun berbeda untuk PPK dan PPS. Yakni jika PPK akan bekerja 9 bulan sejak dilantik, sementara PPS akan bekerja sejak 8 bulan pasca dilantik.

Hal Ini yang Membuat KPU OI Keukeuh Minta Anggaran Pilkada 2020 di Angka Rp 50 Miliar, Pemkab 40 M

Massuryati melanjutkan, perekrutan petugas ad hoc ini dijamin bersih dari praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme alias KKN.

Sebab Pilkada 2020 di Ogan Ilir diprediksi bakal panas, sehingga dibutuhkan penyelenggara yang bersih dan profesional.

"Perekrutan ini bebas KKN, bersih, jujur dan adil serta tidak ada titip-menitip," tegasnya.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada calon yang hendak mendaftar menjadi petugas ad hoc, agar benar-benar mempersiapkan diri.

Ia menjamin tidak ada praktek yang dapat mencederai perekrutan petugas yang bersih, jujur dan profesional.

"Kami juga mengumumkan perekrutan ini di sosial media dan website kami," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved