Pengemudi Pajero di Muaraenim Lolos dari Maut, Setelah Mobilnya Masuk Jurang

Mobil Mitshubisi Pajero BG 1608 CE, masuk jurang dengan kedalaman lima meter tepatnya dalam Sungai Kiyahan, Jalan Lintas Sumatera, Desa Lingga.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM /Ardani Zuhri
Lakalantas : Diduga rem blong, Imam Akbar (27) Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, yang mengendarai mobil Mitshubisi Pajero BG 1608 CE, masuk jurang dengan kedalaman lima meter tepatnya dalam Sungai Kiyahan, Jalan Lintas Sumatera, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Rabu (8/1). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Mobil Mitshubisi Pajero BG 1608 CE, masuk jurang dengan kedalaman lima meter tepatnya dalam Sungai Kiyahan, Jalan Lintas Sumatera, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Rabu (8/1/2020).

Beruntung pengemudi hanya menderita luka-luka ringan dan sempat syok.

Pengemudi diketahui bernama Imam Akbar (270.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Rabu (8/1/2020) kejadian tersebut bermula ketika mobil Mitshubisi Pajero BG 1608 CE yang dikendarai oleh Imam Akbar melaju dari arah Muaraenim menuju Tanjungenim.

Ketika melintas di Jalan Lintas Sumatera tepatnya dijembatan Kayhan Desa Lingga, diduga mobil mengalami rem blong sehingga pengendara membanting stir ke kiri jalan dan menabrak pembatas jembatan.

Mobil terjatuh dan masuk ke jurang sedalam sekitar lima meter sehingga mengakibatkan kerusakan.

Pengendara yang mengalami luka lecet serta syok langsung dibawa ke RS Bukit Asam Medika Tanjungenim. Karena luka-lukanya ringan, korban hanya menjalani rawat jalan.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kasat Lantas AKP Feby, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut adalah kecelakaan lalu lintas tunggal yakni mobil Mitshubisi Pajero BG 1608 CE diduga remnya blong sehingga langsung menabrak pembatas jembatan dan masuk ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar lima meter.

Saat ini, pihaknya sudah meminta keterangan dari saksi-saksi, membuat laporan, melakukan penyelidikan, mengevakuasi kendaraan dan mengecek korban di RS Bukit Asam Medika Tanjungenim.

"Korban hanya menderita luka lecet dan hanya rawat jalan," ujar Feby.(*)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved