Disebut Seorang PSK Via Facebook, Perempuan di Sukarami Palembang Ini Bikin Laporan ke Polisi

Seorang perempuan di Sukarami melapor ke polisi atas hinaan yang ia terima dari seorang perempuan di akun Facebook.

Disebut Seorang PSK Via Facebook, Perempuan di Sukarami Palembang Ini Bikin Laporan ke Polisi
sripoku.com/andyka wijaya
Sr ketika membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang terhadap seorang wanita yang dianggap sudah menghinanya via Facebook. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Akibat selisih paham di media sosial (medsos) Facebook, Sr (21) warga Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang melaporkan Ml (35) warga Jalan RW Monginsidi, Kecamatan Kalidoni Palembang.

Dilaporkannya Ml ke polisi lantaran komentarnya di akun Facebook milik korban tidak senonoh yang bersifat menghina korban, dimana saat itu korban sedang bekerja di bengkel mobil yang ada di Sukarami Palembang, Selasa (31/12) sekitar pukul 10.00.

Menghina Nabi Muhammad dan Ulama via Live Streaming Facebook, Seorang Pemuda di NTB Ditangkap Polisi

"Waktu itu saya tidak sengaja buka Facebook, kemudian saya melihat komentar dia melalui akun Facebook Tangguh-Tangguh. Dimana dia berkata kasar di kolom komentar Facebook saya," ungkapnya, Senin (6/1/2020).

Setelah dinasehati baik-baik oleh korban melalui kolom komentar Facebook, bukan meredam tapi terjadilah cekcok antara korban dan terlapor.

"Saya sudah nasehati tapi malah dia marah-marah dengan cara menghina saya pak dengan sebutan PSK," katanya.

Tidak terima dengan perbuatan terlapor, Sr pun melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang.

"Setelah berdiskusi dengan keluarga maupun sang pacar, saya lantas melaporkan kejadian dengan membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang," bebernya.

Ucapan Hari Ibu 22 Desember yang Menyentuh, Cocok Banget Jadi Status di Facebook, WA & Instagram

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait tindak pidana undang-undang (uu) ITE yang dialami korban.

"Laporan sudah diterima oleh anggota piket kita selanjutnya laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang, untuk pelakunya sendiri bila terbukti bersalah akan dikenakan pasal 27 (3) Jo pasal 45 (3) UU ITE tahun 2015," tutupnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved