Seorang Pria Meninggal di Kampung Baru

Pria yang Ditemukan Meninggal di Kampung Baru Palembang, Ternyata Miliki Riwayat Penyakit Ini!

Pria yang Ditemukan Meninggal di Kampung Baru Palembang, Ternyata Miliki Riwayat Penyakit Ini!

SRIPOKU.COM
Pria yang Ditemukan Meninggal di Kampung Baru Palembang, Ternyata Miliki Riwayat Penyakit Ini! 

Pria yang Ditemukan Meninggal di Kampung Baru Palembang, Ternyata Miliki Riwayat Penyakit Ini!

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang pria yang berinisial MM asal dari Belitang Kabupaten OKU Timur, ditemukan meninggal dunia tergeletak di Komplek Teratai Putih Kampung Baru Palembang, Minggu (5/1/2020) sekitar pukul 03.00.

Dari pantauan, saat ini jasad MM berada di rumah sakit Bhayangkara Palembang.

Tampak ada beberapa pihak keluarga yang datang untuk menjemput jasad MM agar segera dibawa ke Belitang untuk di makamkan.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang Indra Sakti Nasution memberikan keterangannya, bahwa setelah melakukan otopasi terhadap jenazah Minggu (05/01/2020), ia mengatkan korban kemungkinan besar sakit, karena keluarga korban juga mengakui ada riwayat penyakit jantung.

Ia menambahkan cairan di dalam mulut korban tidak diketahui minum apa, namun saat diperiksa kantung kemihnya kosong.

"Korban meninggal karena sakit riwayat jantung yang dideritanya," ujarnya.

BREAKING NEWS : Pria Asal Belitang Ditemukan Meninggal Dunia di Teratai Putih Kampung Baru Palembang

Video: Pria Asal Belitang Ditemukan Meninggal Dunia di Teratai Putih Kampung Baru Palembang

Pihak Keluarga Pria yang Ditemukan Meninggal di Teratai Putih Palembang Khawatir, Ini Alasannya!

Ini Penyebab Pria Asal Belitang yang Ditemukan Meninggal di Teratai Putih Kampung Baru Palembang

Tidak terlihat adanya anak dan istri korban saat berada di rumah sakit, hanya ada beberapa kelurga korban yaitu sepupunya.

Diketahui selama ini korban tinggal di Belitang bersama keluarganya, namun baru 1 minggu ini pergi ke Palembang untuk mengerjakan proyek di Palembang.

Untuk tempat tinggal, korban selama satu minggu ini diberikan mes di tempat ia bekerja di Palembang.

Sepupu korban yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan, selama ini korban tinggal bersama anak dan istrinya di Belitang.

Keluarganya menambahkan, anak dan istri korban tidak ikut karena jarak yang di tempuh ke RS Bhayangkara Palembang cukup jauh yaitu sekitar 5 Jam.

"Hanya kami sepupu nya yang ada di Palembang mengurus jenazah, keluarga korban tidak ikut karena sedang mengurusi pemakaman dan kain korban," ujar sepupu korban.

Sepupu dan kakak ipar korban mengakui jika telah menunggu di RS Bhayangkara sejak pukul 06.00 pagi tadi.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved