Berita Palembang

Pria Bergaya Anak Punk Diamankan di Polrestabes Palembang, Pukuli Pedagang Pasar 16 Ilir Palembang

Pria Bergaya Anak Punk Diamankan di Polrestabes Palembang, Pukuli Pedagang Pasar 16 Ilir Palembang

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Pria Bergaya Anak Punk Diamankan di Polrestabes Palembang, Pukuli Pedagang Pasar 16 Ilir Palembang 

Pria Bergaya Anak Punk Diamankan di Polrestabes Palembang, Pukuli Pedagang Pasar 16 Ilir Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tanpa sebab yang jelas, seorang pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang, Salim (22), dianiaya NK (25), seorang pria berdandan gaya anak punk.

Kejadiannya, Rabu (1/1/2020), sekitar pukul 10.05. Saat itu, korban baru saja selesai mengantar barang belanjaan pembeli. Lalu bertemu dengan pelaku, dan tanpa sebab langsung memukul korban berkali-kali menggunakan sepotong besi. 

Melihat korban dianiaya, warga dan pedagang lainnya langsung melerai dan pelaku diamankan. Sedangkan korban yang mengalami luka di kepala, pelipis, tangan dan kaki, dilarikan ke RS AK Gani dan diopname.

Mendapat kabar adiknya dianiaya hingga masuk rumah sakit, Yulia (28) yang sedang menjaga barang dagangnya, dibantu rekan sesama pedagang langsung menyerahkan pelaku ke polisi dan dan membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang.

Niat dan Tata Cara Sholat Ashar Lengkap Latin & Arti serta Keutamaannya, Amalan Pengantar ke Surga

Baru Keluar dari Penjara, Ahmad Dhani Sindir Pedas Karir Dul Jaelani,Singgung Niat Bermusik Putranya

Video: Kronologi Penampakan Harimau di Desa Sri Kembang Kecamatan Muara Kuang Ogan Ilir

“Saya lagi jualan, lalu diberitahu pedagang lain, katanya adik saya masuk rumah sakit karena dianiaya anak punk,”ungkapnya

Info dari informasi yang dihimpun dari sejumlah rekan pedagang lain, korban dianiaya karena tidak memberi uang yang diminta oleh pelaku.

“Saya tidak terima dengan perbuatan pelaku yang sudah menganiaya adik saya, apa lagi sampai di opname di rumah sakit. Saya mau dia dihukum sesuai dengan perbuatannya,”katanya.

Sedangkan, NK mengaku, dia nekat menganiaya korban lantaran tidak memberi uang kepadanya

“Saya minta uang sama dia, untuk beli makanan. Tapi tidak dikasih dan marah-marah, jadi saya kesal dan langsung memukulnya dengam besi,” katanya saat diamankan di SPKT Polrestabes Palembang.

Naik Motor Jambi - Mekkah Lilik Warga Jambi Tiba Tadi Malam, Tempuh Perjalanan Selama 8 Bulan

Biasa Marah, Wanita Gangguan Jiwa ini Tersenyum saat Dibacakan Ayat Suci Al-Quran, Lihat Reaksinya!

Baru Tiba di Kebun Karet Seusai Sholat Subuh, IRT di Muaraenim Ini Disergap 2 Lelaki yang Dikenalnya

Sementara, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri, membenarkan adanya laporan tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban mengalami opname di RS AK Gani tersebut

“Benar, laporannya sudah kita terima dan sudah ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang. Untuk terlapor sudah dilakukan penahanan dan diproses secara hukum,” katanya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved