Berita Muaraenim

Baru Tiba di Kebun Karet Seusai Sholat Subuh, IRT di Muaraenim Ini Disergap 2 Lelaki yang Dikenalnya

Saat itu korban yang sehari-harinya sebagai IRT ini seperti biasanya seusai sholat subuh langsung pergi ke kebunnya untuk menyadap karet.

SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Imran (tengah), warga Desa Betung, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, tersangka pelaku perampas kalung emas satu suku milik Eka Ermida (38) di kebun karet milik korban di Desa Betung, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim. 

Baru Tiba di Kebun Karet Seusai Sholat Subuh, IRT di Muaraenim Ini Disergap 2 Lelaki yang Muncul dari Semak

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Kelakuan Imran (30), warga Desa Betung, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, benar-benar keterlaluan.

Walaupun masih satu desa namun ia tetap nekat merampas kalung emas satu suku milik Eka Ermida (38) di kebun karet milik korban di Desa Betung, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim.

Perampasan terjadi pada hari Kamis tanggal 26 Desember 2019 sekitar pukul 05.00.

Saat itu korban yang sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga ini seperti biasanya seusai sholat subuh langsung pergi ke kebunnya untuk menyadap karet.

Perampok Ulung Asal OKI Hilang Keampuhan saat Disergap Timsus Macan Komering, Ilmu Kelitnya Luntur

Pagi itu korban yang baru datang ke kebun ingin menyadap karet tiba-tiba dari dalam semak-semak di kebunnya muncul dua orang pelaku.

Satu orang langsung menodongkan Senjata Api Rakitan (Senpira) ke korban.

Satu pelaku lainnya langsung menarik dan mengambil kalung emas sebesar satu suku atau 6,7 gram dengan mainan berbentuk huruf K milik korban.

Pelaku kemudian langsung melarikan diri.

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved