Kaleidoskop 2019

KALEIDOSKOP 2019 - 12 Momen, Budiardjo Thalib Sudahi Perburuan Pelatih Sriwijaya FC Liga 2 2020

Kaleidoskop 2019 jalannya Sriwijaya FC mencari pelatih hingga mengontrak pelatih yang berhasil membawa tim promosi ke Liga 1 yakni, Budiardjo Thalib.

Penulis: adi kurniawan | Editor: adi kurniawan
Kolase Sripoku.com
KALEIDOSKOP 2019 - 12 Momen, Budiardjo Thalib Sudahi Perburuan Pelatih Sriwijaya FC Liga 2 2020 

Dalam melakukan fit and proper test terhadap dua calon pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi dan Budiardjo Thalib, Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin memposting dua gambar tengah bersama timnya melakukan fit and proper test terhadap dua calon pelatih Laskar Wong Kito di Grand Kemang, Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Postingan pertama di instagramnya Hendri Zainuddin bersama Direktur Teknik PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) Indrayadi dan Asisten Manajer SFC Jamaluddin tengah bersama Budihardjo Thalib (Persik Kediri).

"Diskusi dgn coach Budiardjo Thalib calon pelatih Sriwijaya FC," tulis Hendri yang merupakan calon Ketua Umum KONI Sumsel ini.

Dalam komen para netizen ada beberapa yang mendukung.

Namun ada yang masih menginginkan agar mempertahankan pelatih lama Kas Hartadi.

Begitu postingan kedua gambar Hendri Zainuddin bersama Direktur Teknik PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) Indrayadi dan Asisten Manajer SFC Jamaluddin tengah bersama Kas Hartadi, banyak yang berkomentar mendukung.

"Ini baru pelatih SFC. Dia udah terbukti loyal & tidak perlu adaptasi mulai dari nol lagi.

Beliau sdh tau kekurangan dlm tim. sdh menyatu dgn tim & suporter," tulis rahmatpitriydi.

"Pakwo...bnyk yg msh pengen coach Kas Hartadi melatih SFC musim depan. Jd pertahanke bae coach Kas nyo Pakwo.

Tinggal dikasih waktu bae utk coach Kas menambah pemain yg menurutnyo cocok utk taktiknyo. #tetep #coach kashartadi," tulis ryan_ari91.

Beberapa komentar lainnya seperti agus_punyo juga meminta agar manajemen memberikan kesempatan satu kali lagi kepada Kas Hartadi serta agar memenuhi pemain yang dibutuhkan.

"Siapapun pelatihnya nanti ttg materi pemainnya jg yg bermental kuat cepat & siap berkompetisi.

Kalo kita di Liga 1 kan mengangkat nama baik Sumsel jg Pakwo. Ayolah full support Pak Gub," tulis jodialbarizi.

5. Setelah Jalani fit and propertes Budiarjo Thalib Ungkap Sangat Antusias Latih Sriwijaya FC

Coach Budiardjo Thalib
Coach Budiardjo Thalib (Ist)

Sempat kesulitan dihubungi akhirnya Pelatih Budiardjo Thalib akhir angkat bicara soal pinangan dari Sriwijaya FC.

Seperti diketahui, Pasca manajemen Sriwijaya FC melakukan fit and propertes terhadap dua pelatih yakni Kas Hartadi dan Budiardjo Thalib, di Grand Kemang, Jakarta, Minggu (15/12) lalu, maka coach Budiardjo Thalib menyatakan keseriusan.

Budiardjo Thalib mengaku sangat antusias melatih Laskar Wong Kito julukan dari Sriwijaya FC.

Menurut Budiardjo Thalib jika memang jodoh maka dia akan tiap hari ke Pempek Candy, sebab selama babak 8 besar dia selalu mampir ke Pempek Candy menikmati makanan khas Palembang tersebut.

Diakui Budiardjo Thalib memang ada tawaran dari manajemen Sriwijaya FC.

"Ketika saya ditelepon, saya sangat antusias. Melihat Manajer Pak Hendri, Pak Jamal dan Pak Indrayadi begitu serius, kenapa saya tidak."

"Saya sangat antusias mendapat tawaran bergabung dengan Sriwijaya yang telah memiliki nama besar, kepingin sekali," ungkap pelatih yang baru saja berhasil menghantarkan Persik Kediri lolos naik ke Liga 1.

Menurut Budiardjo Thalib pria kelahiran Makassar 4 Juli 1970 ini, akan semakin bagus jika waktu persiapan pembentukan tim lebih panjang.

"Ya saya kemarin waktu ditawari melatih Persik lima hari jelang kompetisim Sebenarnya lebih bagus persiapannya panjang waktunya."

"Banyak yang perlu dibenahi, persiapan strategi, fisik, mental. Terpenting menyiapkan materi pemain," kata mantan pelatih PSM.

Jika dirinya berjodoh di Sriwijaya FC nantinya.

"Mohon doanya aja, dukungan masyarakat, suporter." kata Budiardjo Thalib.

Mudah-mudahan bisa mewujudkan lolos Liga 1. Wah suporter kayaknya komen masih berharap mas Kas Hartadi ya," kata Budiardjo Thalib melihat pemberitaan instagram.

Meski begitu, Budiardjo Thalib mengaku memiliki kesan dengan Kota Palembang saat membawa tim Liga 1. Seperti saat menjadi Asisten Pelatih Persija imbang 2-2 di Tahun 2018.

Selanjutnya Budiardjo Thalib juga mengatakan, Sriwijaya FC adalah tim kuat.

"Kami main imbang 2-2 itu pertandingan berkesan. Kemudian waktu saya membawa Tim PSM Makassar 2016, kala itu detik-detik kekalahan dengan Sriwijaya FC."

Selain itu, Budiardjo Thalib mengaku selama di Palembang dia sangat suka pempek.

"Dengan Kota Palembang ini pastinya suka makanannya pempek. Tiap hari ke Pempek Candy waktu laga 8 besar kemarin itu."

Terkait dengan pembangunan di kota Budiardjo Thalib yang musim ini membawa promosi Persik kediri ke Liga 1 2020 mengakui sangat pesat.

"Pembangunan di Palembang cukup maju pesat, penekanan pembangunannya. Dari Amperanya, ruang ganti, bends dan stadion. Hanya saja penataan kotanya agak macet," tuturnya.

Sepak terjang mantan Budiardjo Thalib yang tercatat pernah menjadi asisten pelatih PSM Makassar ini, tak perlu diragukan lagi, sebab ia telah wara-wiri di berbagai klub sepak bola sebagai pemain, seperti PSIS Semarang di tahun 1992.

Selain itu, Budiardjo Thalib juga sudah berkarir sebagai pelatih sejak tahun 2007 silam.

Diungkapkan Budiardjo Thalib, banyak problem saat pertama kali menjadi pelatih Persik Kediri.

Sebab Budiardjo Thalib datang seminggu sebelum kompetisi Liga 2 bergulir untuk menggantikan posisi pelatih sebelumnya, Nasal Mustofa.

"Padahal tim sudah terbentuk dengan 27 pemain. Jadi awalnya saya juga kebingungan," kenang Budiardjo.

Akan tetapi, butuh dua hari bagi Budiardjo untuk mendekatkan diri kepada anak asuhnya yang baru dikenal.

Di mana pendekatan yang dilakukan dengan mengetahui karakter individu pemain sesuai posisi di lapangan.

Setelah itu, ia juga mempelajari bagaimana gaya permainan anak asuhnya ketika mengolah sih kulit bundar.

Hasilnya pun cukup mengejutkan dengan sukses mendulang kemenangan perdana di kandang sendiri dengan skor 4-0 atas PSBS pada laga pembuka Liga 2.

"Awal kesulitan saya datang dengan tangan kosong di Kediri." ujarnya.

Alhamdulillah setelah pendekatan-pendekatan saya dapat bentuknya tim dengan pemain yang ada," papar Budiardjo yang juga mantan asisten pelatih PSM era 2016.

6. Akhirnya Manajemen Sriwijaya FC Umumkan Budiardjo Thalib Jadi Pelatih Sriwijaya FC

Budiardjo Thalib Resmi Jadi Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi Ucapkan Ini di Instagramnya
Budiardjo Thalib Resmi Jadi Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi Ucapkan Ini di Instagramnya (Tangkap layar di Instagram kashartadi.99)

Akhirnya teka-teki siapa yang dipilih manajemen Sriwijaya FC untuk menjadi Pelatih Kepala pada Liga 2 2020 diumumkan, Rabu (25/12/2019) malam.

Setelah sebelumnya Manajer Sriwijaya FC H Hendri Zainuddin SAg SH menulis dalam instagram hendrizainuddin, "HARI INI MANAGEMEN UMUMKAN PELATIH BARU SFC."

"Setengah bulan ini kita sibuk dengan pemberitaan soal pelatih, dan akhirnya pelatih Sriwijaya FC kemarin mengerucut Mas Budiardjo Thalib dan Mas Kas Hartadi."

"Kita fokus terhadap dua pelatih yakni, Mas Budiardjo Thalib dan Mas Kas Hartadi yang ini dan kita memutuskan tahun depan itu pelatih Sriwijaya FC kita pilih dan memutuskan Budiardjo Thalib," katanya.

Hendri Zainuddin menjelaskan, pilih Budiardjo Thalib karena berkomitmen bagaimana sepakbola Sriwijaya FC itu sepakbola modern dengan pemain muda.

"Artinya dengan pemain muda, mainnya kencang, bervariasi sehingga dengan kemenangan yang kita raih kita ingin sepakbola yang menghibur. Menghibur rakyat Sumsel, Indonesia. Bahwa sepakbola itu adalah seni yang betul-betul membuat senang," ungkap Hendri Zainuddin didampingi Dirtek PT SOM Indrayadi, di Numa Coffe dan Barber's, Rabu (25/12 2019) malam.

7. Budiardjo Thalib : Doakan Saja yang Terbaik Buat Sriwijaya FC

Budiardjo Thalib dikabarkan sudah terpilih menjadi pelatih SFC musim 2020.
Budiardjo Thalib dikabarkan sudah terpilih menjadi pelatih SFC musim 2020. (handout)

Kepastian itu disampaikan secara langsung oleh Manajer Tim Sriwijaya FC Hendri Zainuddin dan Direktur Tehnik PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Indrayadi, Rabu (25/12) malam di Numa Coffee dan Barber’s.

Dengan terpilihnya Budiardjo Thalib sebagai pelatih Sriwijaya FC, menyampaikan syukur nama dirinya telah diumumkan resmi sebagai Head Coach Sriwijaya FC untuk menjadi Pelatih Kepala pada Liga 2 2020, Rabu (25/12/2019) malam.

"Ya syukur Alhamdulillah Manajemen Sriwijaya FC, teman-teman media dan teman-teman suporter Sriwijaya FC, doakan saja yang terbaik," ungkap pelatih asal Makassar.

Pelatih yang berhasil membawa Persik Kediri menjadi juara Liga 2 2019 dan sekaligus promosi naik kasta Liga 1 ini sebelumnya memantau instagram hendrizainuddin yang bakal mengumumkan ini.

"Kas Hartadi juga adalah sahabat saya. Dia adalah teman yang baik juga buat saya," ucap pelatih yang akrab disapa Budi Jo.

Sebagaimana diketahui saat antarkan Persik Kediri juara Liga 2 2019, Budiardjo Thalib kelahiran Makassar 4 Juli 1970 ini, lebih banyak memaksimalkan pemain muda.

Rata-rata starting eleven klub berjuluk Macan Putih diisi pemain berusia di bawah 25 tahun. Bahkan ada beberapa yang masih di bawah 23 tahun sudah menjadi pemain inti.

Budiardjo Thalib yang pernah menjadi pemain Timnas Futsal 2003-2004 (Kejuaraan Dunia di Kuala lumpur, Kejuaraan Asia Tenggara di Kelantan Malaysia dan Kejuaraan Asia di Teheran, Iran) sebelumnya memang sudah dipastikan tidak lagi diperpanjangnya kontrak bersama Persik Kediri.

Dengan alasan soal lisensi sebagaimana diketahui Budiardjo kini baru kantongi lisensi B AFC.

8. Manajemen Sriwijaya FC Ucapkan Terima Kasih Kas Hartadi

Hendri Zainuddin bersama Direktur Teknik PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) Indrayadi dan Asisten Manajer SFC Jamaluddin tengah bersama Kas Hartadi.
Hendri Zainuddin bersama Direktur Teknik PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) Indrayadi dan Asisten Manajer SFC Jamaluddin tengah bersama Kas Hartadi. (Instagram Hendri Zainuddin)

Selain mengumumkan Budiardjo Thalib sebagai Pelatih Kepala pada Liga 2 2020, manajemen Sriwijaya FC juga menyampaikan terima kasih pada Kas Hartadi.

"Kita mengucapkan terima kasih kepada mas Kas Hartadi yang sudah hampir satu musim bersama kita dan beliau sudah menghantarkan ke semifinal, tapi nasib berkata lain sehingga kita belum lolos ke Liga 1."

"Tahun ini kita belum bisa bekerjasama, tapi kita tidak menutup kemungkinan tahun berikutnya bisa kerjasama dengan beliau," ungkap Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin didampingi Dirtek PT SOM Indrayadi, di Numa Coffe dan Barber's, Rabu (25/12/2019) malam.

Hendri yang baru saja terpilih sebagai Ketua Umum KONI Sumsel meminta Budiardjo Thalib untuk merealisasikan di lapangan.

"Jadi welcome to Budiardjo Thalib di Sriwijaya. Kami manajemen, suporter, penggemar Sriwijaya FC bisa direalisasikan di lapangan," ujar mantan Senator DPD RI.

Lebih jauh dijelaskan Hendri Zainuddin, pemilihan Budiardjo Thalib sebagai pelatih Sriwijaya FC. Berkat prestasinya membawa Persik Kediri juara Liga 2 musim lalu dan sekaligus promosi ke Liga 1 musim depan.

“Kita juga memiliki visi dan misi yang sama, mengoptimalkan potensi pemain muda di tim Sriwijaya FC musim depan,” jelasnya.

Karena pada musim depan lanjut Dirtek PT. SOM Indrayadi, manajemen klub menginginkan skuad SFC didominasi pemain muda, sehingga permainan SFC lebih bervariasi.

“Kita ingin sepakbola yang menghibur. Menghibur rakyat Sumsel, Indonesia. Bahwa sepakbola itu adalah seni yang betul-betul membuat senang,” harapnya.

9. Budiardjo Thalib Bakal Pertahankan 2 Pemain Sriwijaya FC dan Siap Boyong 6 Anak Asuhnya Dari Persik ke Sriwijaya FC

Pemain Sriwijaya FC, Ahmad Ihwan
Pemain Sriwijaya FC, Ahmad Ihwan (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Guna membuktikan keseriusan dalam mempersiapkan The Winning Team untuk menghadapi Liga 2 Tahun 2020, manajemen Sriwijaya FC bakal segera merampungkan perekrutan pemainnya.

Keseriusan tersebut dibuktikan Head Coach Sriwijaya FC Budiardjo Thalib bakal mempertahankan dua pemain lama Sriwijaya FC. Dari dua nama tersebut satu hampir dipastikan bertahan, dan satu pemain lagi masih dalam pertimbangan tim pelatih.

"Ya kemungkinan ada dua pemain, tapi yang satu nya itu masih dalam pertimbangan," katanya, Budiardjo Thalib, Sabtu (28/12/2019).

Budiardjo Thalib menjelaskan, ketertarikannya dengan satu pemain tersebut karena sang pemain itu masih muda dan cocok untuk pemain depan.

"Satu nama itu yakni Ahmad Ihwan, dia (Ahmad Ihwan) itu di samping potensial, umurnya juga masih muda, bagus untuk jadi pemain depan kita," puji pria kelahiran Makassar (Sulsel), 4 Juli 1970.

Pelatih yang baru saja berhasil membawa Persik Kediri meraih juara Liga 2 2019 dan promosi naik kasta Liga 1 2020 ini juga bakal mempertimbangkan pemain lama SFC lainnya Anis Nabar.

"Kalaupun masih ada toleransi, masih jadi pertimbangan Anis Nabar. Masih bisa toleransilah. Nanti kita lihat perkembangan terakhir. Karena Anis ini pemain ngotot," kata mantan pelatih PSM.

Lebih lanjut head coach yang akrab disapa Budiardjo Thalib membenarkan jika bek tengah yang selama ini menjadi andalan sebagai bek tengah tim Macan Putih dan beberapa pemain lainnya siap bergabung dengan Laskar Wong Kito.

"Terkait ini, mungkin lebih dari itu (lebih dari 6 pemain). Kesepakatan manajemen dengan kami. Semuanya sampai sekarang ada 13 pemain. Dari Persik itu stopper andalan Risna Prahalabenta dkk. Banyaklah itu," kata Budiardjo Thalib.

Risna Prahalabenta kelahiran Desa Kerangtalun Kecamatan Kras Kabupaten Kediri diharapkan sanggup menjadi solusi gol melalui sepakan tendangan kerasnya.

Budiardjo Thalib sangat gemar mengoptimalkan pemain-pemain muda, kegemaran yang mungkin masih akan menular, di Sriwijaya FC pada Liga 2 2020 nanti.

"Yah, saya senang pemain-pemain muda pontensial. Karena mereka biasanya punya semangat ambisi yang besar saat bermain. Insya Allah, mungkin ini yang juga akan kita optimalkan di Sriwijaya FC nanti," terang Budiardjo Thalib.

Meskipun, belum mau membocorkan pemain-pemain ini. Namun Budi Jo, membenarkan jika ada bebrapa pemain muda yang mungkin jadi kerangka tim Sriwijaya FC, rata-rata pemain muda baru yang dia sudah cukup kenal.

"Bukan berarti, itu semua dari Persik Kediri, ada beberapa memang, anak asuh saya dulu tetap banyak juga kok yang muka baru. Baru hari H nanti kita akan lihat," jelas pelatih asal Makassar.

Membawa beberapa mantan anak asuhnya musim lalu dari Persik Kediri memang tidak bisa dipungkiri, karena Budi Jo memang sudah mengenal betul beberapa pemain ini.

Dari beberapa pemain Macan Putih, kemungkinan besar ada satu nama yang sangat besar akan dibawa Budiardjo Thalib.

Dia tak lain gelandang pengangkut air Persik Kediri Taufiq Febrianto yang begitu bersinar musim lalu.

Gaya bermain keras, tangguh dalam menjaga lini tengah, mirip dimiliki Gelandang Persib Bandung Hariono.

Musim lalu gelandang 22 tahun itu, nyaris tak tegantikan di bawah asuhan Budiardjo Thalib, dengan mengemas sekitar 26 kali penampilan mengemas 1 asisst.

Ketika ditanyakan ada nama eks striker PSMS Medan Natanael Siringgo Ringgo, Budi Jo mengaku kurang tahu.

"Kurang tahu kalau pemain yang di luar Persik Kediri dan Martapura. Saya tidak berani (menyodorkan pemain) kalau belum lihat performanya," kata mantan Pelatih Persik Kediri.

10. Manajemen Sriwijaya FC Akui Sudah Dipanjar 6 Pemain Eks Persik Perkuat Sriwijaya FC

Pemain persik Kediri
Pemain persik Kediri (Kolase Sripoku.com/Instagram infopersik)

Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin memastikan ada 6 pemain eks Persik Kediri yang diboyong Budiardjo Thalib telah diikat panjar alias DP (Down Payment).

"Iyalah sudah pasti. Sudah kita kasih DP," kata Hendri Zainuddin, Jumat (27/12/2019).

Ketika ditanya siapa saja yang dimaksudkan dalam enam nama eks pemain Persik yang akan hijrah ke Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin masih enggan menyebutkannya.

"Dak tahu kita namanya, masih tidak familiar," ujar Hendri Zainuddin.

Seperti diberitakan sebelumnya Manajemen Sriwijaya FC mengumumkan sebanyak 5 hingga 6 pemain muda mumpuni asuhan Budiardjo Thalib bakal angkat sepatu dan mendarat di Bumi Sriwijaya.

"5 sampai 6 pemain Persik Kediri akan mendarat di Bumi Sriwijaya," tulis Manajer Sriwijaya FC, H Hendri Zainuddin SAg SH di instagram hendrizainuddin, Kamis (26/12/2019).

11. 3 Suporter Sriwijaya FC Sambut Pelatih Baru dengan Harapan-harapan Ini

Para Ketua Suporter Sriwijaya FC saat bertemu dengan Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid.
Para Ketua Suporter Sriwijaya FC saat bertemu dengan Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid. (SRIPOKU.COM/MEDIA OFFICER SRIWIJAYA FC)

Para suporter Sriwijaya FC menyambut pelatih baru Budiardjo Thalib dengan penuh harapan, salah satunya mampu lolos ke Liga 1 musim depan.

Manajemen Sriwijaya FC secara resmi mengumumkan Budiardjo Thalib sebagai pelatih kepala Sriwijaya FC musim kompetisi 2020.

Kepastian itu disampaikan secara langsung oleh Manajer Tim Sriwijaya FC Hendri Zainuddin dan Direktur Tehnik PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Indrayadi, Rabu (25/12) malam di Numa Coffee dan Barber’s.

Ketua Umum Suporter Sriwijaya Mania Edi Ismail mengingatkan agar manajemen Sriwijaya FC dan Pelatih Budiardjo Thalib yang baru dinyatakan resmi sebagai head coach agar mencari pemain berkualitas

"Syukurlah mana yang terbaik untuk Sriwijaya FC, silahkan Budiardjo Thalib jadi pelatih Sriwijaya FC jadikan yang terbaik," katanya, saat dikomfirmasi Sripoku.com, terkait pengumuman pelatih Sriwijaya FC, Rabu (25/12/2019) malam.

Edi Ismail mewakili suara para suporter berharap dengan adanya pelatih baru Sriwijaya FC, segera mencari pemain dan persiapan sejak dini jelang Liga 2 2020 mendatang.

"Carilah pemain yang berkualitas yang bisa mengangkat Sriwijaya FC naik ke Liga 1," ujarnya.

Sebelum diumumkan siapa pelatih Sriwijaya FC, manajemen Sriwijaya FC memastikan telah deal dengan 12 pemain baru.

“Pemain sudah dapat 12 pemain, semua deal,” kata Asisten Manajer Sriwijaya FC, Mayumi Itsuwa.

Tapi lanjut Mayumi, sapaan akrab Mayumi Itsuwa, belum bisa di ekspose, alasan tidak mau buka-bukaan nama-nama pemain baru karena menungguu pelatih resmi.

Putri Amiri Arifin pengusaha asal Kabupaten Musi Banyuasin ini menambahkan kuota pemain Sriwijaya FC musim depan akan bertambah. Lebih banyak dari pada musim lalu.

Musim lalu Sriwijaya FC hanya memiliki 21 pemain.

“Kemungkinan pemain kita musim 2020 sebanyak 30 pemain. Empat diantaranya pemain dari hasil Piala Gubernur 2019,” bebernya.

Sementara itu, CAPO Ultras Palembang Qusoi mengatakan, nama Budiardjo Thalib yang dipilih oleh manajemen Sriwijaya FC yang akan menjadi juru taktik Liga 2 2020 mendatang.

"Kita dukung," ucap Qusoi.

Qusoi sebelumnya menyebut masalah nama Budiardjo Thalib, pihaknya tidak nolak juga.

Meski sebelumnya masih mempercayakan Kas Hartadi yang lebih mengenal karakter di sini.

"Kita tahu keapikan Budiardjo Thalib saat menangani Kediri bahkan menjadi juara Liga 2 musim lalu, semoga apa yang ditorehkan di Persik lalu bisa juga membawa Sriwijaya FC lolos Liga 1," ujarnya.

Menurut Ketua CAPO Ultras Palembang ini kalau Budiardjo Thalib menjadi pelatih Sriwijaya FC otomatis bongkar pasang pemain baru lagi, bahkan mungkin pemain yang dibawah asuhannya nanti semua baru.

Ia berpesan kepada Budiardjo Thalib yang barusan dipilih, agar komposisi pemain patut diperhatikan.

"Jangan tanggung-tanggung beli pemain. Termasuk juga Beto yang mau dibawa, pemain eks Liga 1 dibawa, kami berterima kasih. Jangan lupa agar jangan pemain tua semua atau, 70 persen yang muda, 30 persen yang tua. Kami sepakat saja mana yang terbaik," bebernya.

Hal senada juga dikatakan, Mantan pendiri Sriwijaya FC Syahrial Oesman, setelah diumumkannya nama Budiardjo Thalib sebagai pelatih Sriwijaya FC, manajemen Sriwijaya FC mendapat tanggapan buktikan kejayaan yang pernah didapat Sriwijaya FC.

"Kalau masih Liga 2 belum banyak komen. Jangan dulu angin surga. Jangan retorika. Buktikan bisa mengembalikan kejayaan Sriwijaya FC. Jangan janji, tapi buktikan dengan kerja, kerja, kerja," kata mantan Gubernur Sumsel.

12. Pengamat : Minta Beri Kesempatan Talenta Muda Sumsel Perkuat Sriwijaya FC

Pelatih David FC, Drs Nepiansyah
Pelatih David FC, Drs Nepiansyah (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Manajemen Sriwijaya FC maupun coach Budiardjo Thalib agar memberikan kesempatan takenta muda Sumsel untuk masuk skuad Sriwijaya FC pada musim kompetisi Liga 2 2020 mendatang.

"Kalau coach Budiardjo Thalib bawa pemain-pemain muda dari Persik Kediri, silahkan yang paling penting itu talenta-talenta muda Sumsel diberi kesempatan lebih banyak lagi," ungkap, Pengamat Sepakbola Sumsel Nepiansyah, Sabtu (28/12/2019).

Menurut Nepi selain adanya pemain muda di Sriwijaya FC juga perlu pemain senior yang pengalaman, yang bisa ngatur ritme permainan.

"Kehadiran pemain senior juga perlu untuk membimbing para juniornya," ujarnya.

Lebih lanjut Nepi mengatakan, beri kesempatan talenta muda Sumsel itu alasannya agar kehadiran Sriwijaya FC di Sumsel itu terasa manfaatnya buat pemain-pemain Sumsel, dan sebaliknya jangan pemain-pemain muda Sumsel cuma jadi penonton tetapi pemain dari luar Sumsel yang jadi starter.

"Tujuannya untuk membangkitkan sepakbola Sumsel, bukan hanya sekadar ikut Liga saja," kata Nepi.

Penggiat sepakbola di Sumsel yang juga pelatih David FC Nepiansyah berharap selain itu juga ada beberapa pemain-pemain Sumsel yang bersinar di kota lain cuba dipanggil.

"Seperti Tri hamdani kiper PSS, Jeki Arisandi Persita, Tinton S di PS Cilacap, Amirul Mukminin di Martapura FC, Supardi Nasir Persib dan banyak lagi pemain-pemain kita diluar yang tidak dikasih kesempatan untuk bergabung di Sriwijaya FC," pungkasnya.

Catatan

Budiardjo memang boleh dikata bukan pelatih sembarangan. Berikut ini perjalanan karis Budiardjo Thalib yang membuatnya menjadi pelatih spesialis mempromosikan tim-tim dari kasta Liga 3 dan Liga 2.

Biodata Budiardjo Thalib:

Karir Pemain

1. PSM Yunior 1989

2. Pra PON Sulsel 1991

3. PSIS Semarang 1992

4. Persibat Batang 1993-1994

5. PSIR Rembang 1995

6. Persiku Kudus 1996-1997

7. Maratex Pekalongan 1998-1999

8. Persid Jember 2002

9. Timnas Futsal 2003-2004 (Kejuaraan Dunia di Kuala lumpur, Kejuaraan Asia Tenggara di Kelantan Malaysia dan Kejuaraan Asia di Teheran, Iran)

Karir Pelatih

1. PSM U-15 di Yogyakarta, juara tiga nasional 2007

2. PSM U-18 Kejuaraan Soeratin Cup

3. Persi Parepare 2008 (Devisi 2)

4. Persiko Kota Baru Devisi I 2009 (Lolos Devisi Utama)

5. Perssin Sinjai Devisi Utama 2011-2012

6. Cilegon United Devisi II Nasional 2013 (Juara Promosi ke Devisi I Masional)

7. Bontang FC 2013

8. Perssu Sumenep Liga Nusantara 2014 (Lolos ke Devisi Utama)

9. Diklat PPLP Makassar 2015 (Kejuaraan Antar Diklat se Indonesia di Bangka Belitung)

10. PSM Makassar 2016 (Asisten Pelatih)

11. Persipura 2018 (Copa Indonesia dan Piala Presiden 2018, Asisten Pelatih)

12. Pelatih Kepala Persik Kediri Juara Liga 2 2019 (Promosi Liga 2020)

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved