Cara Ampuh Menghemat Uang Perhari, Kalender Saku Ini Jadi Alternatif, Begini Tips Jaga Pengeluaran
Cara Ampuh Menghemat Uang Perhari, Kalender Saku Ini Jadi Alternatif, Begini Tips Jaga Pengeluaran
Penulis: Tria Agustina | Editor: Fadhila Rahma
SRIPOKU.COM - Seringkali pengeluaran uang berlebih bagi sebagian orang menjadi hal yang sering terjadi dalam hal mencukupi kebutuhan.
Apalagi semakin hari, pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan karena di era yang serba modern dan membutuhkan dana ekstra.
Menabung uang sering kali merupakan tantangan ketika ada berbagai biaya yang harus ditanggung, tetapi dengan tekad kuat, tidak ada yang mustahil.
Jika kalian mengalami kesulitan terkait menabung, ini mungkin alat yang baik untuk membantu menghemat sejumlah pengeluaran.
Melansir melalui halaman World of Buzz, alat ini disebut sebagai Kalender "saku".
• Perut Buncit Bikin Gak Pede? Ini 8 Tips Berantas Lemak Perut, Hindari Stres & Atur Pola Tidur!
Sekarang, mungkin banyak yang berpikir itu adalah kalender berukuran mini (saku), tetapi sebenarnya tidak.
Ini adalah kalender bulanan dengan kantong aktual di dalamnya.
Seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini, setiap tempat memiliki kantong individu untuk menyimpan uang tunai di dalamnya.
Menurut goody25, tampaknya ada dua cara agar bisa meletakkan kalender pintar ini untuk digunakan.
• Tips Ampuh Usir Tikus Tanpa Racun atau Jebakan, Cuma Pakai Bahan Alami, Kantung Teh & Irisan Bawang!
Metode 1: Pada hari gajian, alokasikan sejumlah uang sebagai pengeluaran untuk bulan itu, dan simpan uang tunai yang dibagi ke dalam masing-masing kantong sebagai "uang saku harian" kamu.
Dengan cara ini, kamu dapat menurunkan kemungkinan pembelian berdasarkan keingingan bukan kebutuhan, dan menjaga sisa gaji kamu aman dan sehat di rekening bank kamu.
Sungguh cara yang cerdas dan praktis untuk mengendalikan pola pengeluaran kita.
Jika kamu merasa ini bukan cara yang sesuai, kamu bisa memilih metode lain dengan tetap menggunakan kalender saku ini juga.
Metode 2: Kamu dapat memasukkan jumlah uang tunai yang tetap ke dalam kantong setiap hari, dan setiap kantong adalah pengingat bagi kamu untuk menabung.
Katakanlah kamu menghemat Rp 30.000 sehari, dan setelah 30 hari, kamu akan dapat menghemat hingga total Rp 900.000. Itu bisa mencapai 10 juta setahun.