Berita Empat Lawang

Tebing Sungai Amblas, Jalan Penghubung Desa di Tebing Tinggi Terancam Putus Ini Harapan Warga

Ruas jalan penghubung antara desa di Kecamatan Tebing Tinggi Empat Lawang, terancam putus akibat tebing sungai amblas akibat luapan Sungai Musi

Penulis: Awijaya | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kondisi jalan Desa Batu Raja Baru menuju Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi amblas , sejak berapa bulan lalu kondisinya kini semakin parah, Rabu (25/12/2019) 

Tebing Sungai Amblas, Jalan Penghubung Desa di Tebing Tinggi Terancam Putus Ini Harapan Warga

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG - Ruas jalan penghubung antar desa di Desa Batu Raja Baru menuju desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi Empat Lawang, terancam putus akibat sebagian tebing amblas, karena tergerus oleh aliran Sungai Musi.

Amblesnya jalan penghubung antar desa ini sudah lama, kini kondisinya tebing sungai amblas semakin parah akibat tergerus luapan Sungai Musi yang persis berada di sebelah jalan tersebut.

Padahal akses tebing sungai amblas merupakan jalan penghubung antar desa ini dipergunakan oleh warga desa untuk beraktivitas sehari-hari.

Dilokasi tebing sungai amblas menjadi jalan penghubung antar desa tersebut sampai saat ini belum diperbaiki atau pun dibuat beronjong tembok penahan.

Sebelum Terjun ke Jurang, Bus Sriwijaya Diderek dan Penumpang Terlantar 2 Jam, KNKT Temukan Fakta!

UPDATE TERKINI 34 Korban Meninggal Dunia, Bus Sriwijaya Masuk Jurang Kedalaman 80 Meter di Pagaralam

"Amblas sudah lama, dari April lalu, jalan itu amblas sampai saat ini belum di perbaiki sama sekali, takut nya nanti semakin lama semakin parah sebab ini sudah masuk musim penghujan," kata Asep, salah seorang warga yang sering melintasi jalan tersebut, Rabu (25/12/2019).

Kendati demikian dirinya berharap agar instansi terkait bisa membangun kan tembok penahan di tebing sungai amblas jalan tersebut sebelum semakin parah dan akses jalan warga tidak terhambat.

"Harapannya agar secepatnya dibuatkan tembok penahan,sebab semakin hari bertambah terkikis oleh arus Sungai Musi," katanya.

Sementara Tris, wargalain menuturkan kalau tidak segera dilakukan perbaikan dikhawtirkan bisa menyebabkan kecelakaan.

"Ditakutkan kalau ada masyarakat yang lewat disana malam hari, takut ia lupa dengan kondisi jalan sehingga mengakibatkan kecelakaan, apalagi disitu jalannya gelap, tidak ada lpu jalan, karena ini jalan satu satunya akses masyarakat," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved