Bulutangkis
Melihat Hubungan 'Putus-Nyambung' Hendra Setiawan dan Pelatnas PBSI
Salah satu nama yang menarik perhatian adalah kembali masuknya nama pasangan ganda putra Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan
SRIPOKU.COM - Hendra Setiawan bergabung bersama Pelatnas PBSI tahun 2020. Ini menjadi ketiga kalinya bagi Hendra masuk setelah memilih jalan profesional.
PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) secara resmi mengumumkan susunan atlet Pelatnas PBSI tahun 2020 pada Jumat (20/12/2019).
Salah satu nama yang menarik perhatian adalah kembali masuknya nama pasangan ganda putra Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan.
Sebab, Ahsan/Hendra memutuskan keluar dari Pelatnas pada 2019. Salah satu alasannya karena ingin mengikuti turnamen antarklub Premier Badminton League di India.
• Juara! Ahsan/Hendra Bawa Pulang Hadiah Segini dari BWF World Tour Finals 2019
• Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2019, TV Online TVRI Anthony dan Ahsan/Hendra Jadi Juara?
• Final BWF World Tour Finals 2019 - Berhasilkah Anthony dan Ahsan/Hendra Dapat Gelar Juara?
Terkhusus bagi Hendra Setiawan, ini merupakan kali ketiga dirinya kembali memasuk ke Pelatnas setelah memutuskan keluar dan memilih jalur profesional.
Hendra Setiawan pertama kali menjajal peruntungan karier di luar Pelatnas PBSI pada 2009.
Kala itu Hendra mengikuti jejak pasangannya, Markis Kido, yang keluar dari Pelatnas akibat masalah kesehatan.
Menjadi pemain independen mempengaruhi performa Kido dan Hendra. Sulitnya mencari lawan latih tanding menjadi salah satu kendala.
Kido/Hendra memang dapat menyempurnakan pencapaian mereka di dunia bulu tangkis dengan merebut medali emas dari Asian Games 2010.
Akan tetapi semenjak saat itu Kido/Hendra kesulitan menjaga performa. Puncaknya, mereka gagal lolos ke Olimpiade 2012 di London, Inggris.
Tahun 2012 menjadi momen kembalinya Hendra ke Pelatnas setelah mendapat tawaran untuk kembali bergabung.
Namun, tidak demikian dengan Kido. Setelah menjuarai Singapore Open 2012, pasangan yang telah terbentuk sejak menimba ilmu di PB Jaya Raya pun sepakat pisah jalan.
Jakob Oetama ketika memberikan bonus kepada Markis Kido, Hendra Setiawan, dan atlet Indonesia peraih medali Olimpiade 2008 lainnya.
Berpasangan dengan Ahsan terbukti menjadi keputusan yang tepat bagi karier Hendra. Hanya perlu setahun bagi mereka untuk menjadi ganda putra nomor satu dunia.
Ahsan/Hendra bahkan langsung menyabet gelar juara dunia pada 2013 di Guangzhou, China. Sempat absen pada 2014, prestasi itu mereka ulangi pada 2015.