Berita Ogan Ilir

Crosser Satu ini Sempat Dua Kali Patah Tulang hingga Raih Gelar Double Winner

Pebalap Motocross asal Palembang ini, sudah 2 kali mengalami patah tulang di kaki dan bahu, selama menjalani kehidupan sebagai seorang crosser.

Crosser Satu ini Sempat Dua Kali Patah Tulang hingga Raih Gelar Double Winner
SRIPOKU.COM/RM RESHA
Pebalap Muda yang mewakili Sumsel di ajang PON 2020 Papua, Galamg Fernando. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Jalan yang ditapaki Galang Fernando (14) memang tak selalu mulus.

Pebalap Motocross asal Palembang ini, setidaknya sudah 2 kali mengalami patah tulang di kaki dan bahu, selama menjalani kehidupan sebagai seorang crosser

Hal tersebut ia ungkap saat mengikuti Grass Track Usang Raden Kunyit Sirkuit, di Desa Sri Tanjung, Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Minggu (15/12/2019).

Ia mengatakan, sempat 2 kali mengalami patah tulang bahu kiri dan kaki kanan saat mengikuti Kejuaraan Nasional Grass Track.

"Kalau ga salah di Kejurnas Jambi dan Pekanbaru, tahun 2017," ujarnya saat diwawancarai di Paddock peserta.

Namun, ia mengaku tak kapok memacu gas motor yang menjadi hobinya itu. Apalagi masih muda, ia menganggap hal itu biasa dan akan terjadi saat berpacu dengan Crosser lain.

"Itu resiko dunia yang saya tekuni, jadi ga kapok," ungkapnya.

Tak Punya Uang untuk Bayar CT Scan, Korban Pembacokan Salah Sasaran Terpaksa Dibawa Pulang

Auto2000 Permudah Konsumen Miliki Mobil Toyota Mulai dari DP Ringan Hingga Langsung, Bisa Trade In

Dinas Penanaman Modal Kabupaten Muaraenim Gelar Cross Country Mountain Bike

Galang mengaku, dirinya mulai berkenalan dengan dunia Motocross saat menginjak Kelas 3 SD. Bakat itu kemudian dipoles oleh ayahnya, Herdi Julianto yang memang bekerja sebagai seorang mekanik.

"Sejak saat itu jadi hobi, apalagi orangtua juga mendukung. Jadi tambah semangat," terangnya.

Tak pelak, perjuangan dan resiko yang telah ia dapat berbuah manis. Ia diganjar penghargaan oleh IMI Pusat, sebagai Pebalap Muda yang mendapat Gelar Double Winner di 2 Kejurnas, masing-masing di Brebes dan Bangka.

Kini ia mendapat kebanggaan baru, usai lolos dari Pra-PON 2019 lalu. Yakni, menjadi atlet yang mewakili Sumsel di ajang PON 2020 di Papua mendatang.

"Target dapat emas. Saya akan turun di Cabor Motocross nomor 125 cc. Mohon doanya," harapnya.

Disinggung soal minder, dirinya akan tetap mempersiapkan diri menghadapi Crosser lain yang akan menjadi lawannya. Selain berlatih dan persiapan teknis, ia juga terus mengasah mentalnya selama berlatih.

"Kuncinya harus yakin dan tetap tenang," jelasnya (mg5)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved