Kaleidoskop Liga Champions 2019

Liga Champions 2018/2019, Teror Leg 2 Barca Berlanjut Hingga Kejutan Ajax Berakhir Tragis

Liga Champions 2018/2019 masih menjadi mimpi buruk untuk Barcelona, sementara itu Ajax membuat kejutan hingga lolos ke babak semifinal.

Penulis: Refli Permana | Editor: Refly Permana
tangkapan layar youtube/football aliens
de jong yang tak kuasa menahan sedih pasca kalah melawan Spurs di semifinal Liga Champions musim lalu. 

SRIPOKU.COM - Liga Champions 2018/2019 jadi ajang Liverpool FC kembali mengangkat piala kompetisi terbesar Benua Biru tersebut. Selain torehan sempurna skuad Juergen Klopp, Liga Champions musim lalu juga menghadirkan sejumlah cerita menarik.

Setiap musim sejak era milenium, nama-nama tim langganan juara seperti Barcelona, Real Madrid, Juventus, Bayern Munich, dan Liverpool selalu dikedepankan menjadi pemenang.

Selain itu, ada pula tim-tim 'kuda hitam' yang baru merangkak menjadi tim raksasa, sebut saja PSG, Atletico Madrid, dan Manchester City.

Kaleidoskop 2019 - Alasan Juventus Beli Cristiano Ronaldo: Supaya Jago di Liga Champions

Meski belum pernah merengkuh juara, ketiga tim ini dilengkapi dengan skuat mumpuni sehingga dianggap menjadi pesaing terberat tim-tim langganan juara.

Berikut cerita-cerita menarik Liga Champions 2018/2019 yang finalnya digelar di Wanda Metrpolitano, home base milik Atletico.

1. Grup maut

Diawali dengan fase grup, ada dua grup yang berstatuskan grup maut.

Grup B dihuni Barcelona, Spurs, Inter, dan PSV Eindhoven.

Selain Spurs, ketiga tim lainnya termasuk langganan bermain di Liga Champions.

Meski demikian, Spurs sudah menjadi kekuatan baru di Eropa sejak ditangani pelatih Mauricio Pochettino, yang bisa mengangkat performa anak-anak muda seperti Hary Kane, Delle Alli, Christian Eriksen, hingga Harry Winks.

Grup C tak kalah ketatnya.

Ada nama PSG, Napoli, dan Liverpool, sedangkan satu tim lainnya dianggap hanya pelengkap kala itu, yakni Red Star.

Tiga tim pertama yang disebut merupakan raksasa di liga yang mereka geluti di dalam negeri. Materi pemain yang sama bagusnya dan sama-sama mengandalkan skema menyerang plus penguasaan bola, tak salah jika grup ini disebut grup neraka selain grup b.

Lantas, apa hasil di fase grup?

Jika Gabung Liverpool, Apakah Takumi Minamino Bisa Main di Liga Champions?

Mayoritas sama dengan prediksi pengamat sepakbola dunia sebelum kompetisi dimulai. Tim-tim raksasa bisa lolos ke babak selanjutnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved