Polisi Gerebek Rumah RK
RK Dilaporkan Membawa Lari Gaji Karyawan PT DMIL, Ini Pernyataan Salah Satu Pihak Perusahaan
Salah satu perwakilan PT DMIL membenarkan bahwa uang gaji dari perusahaan untuk buruh sudah dibayar dan dititipkan melalui RK.
SRIPOKU.COM, MURATARA - Polisi gerebek rumah RK, terduga penggelapan uang gaji buruh sebanyak Rp 80 juta di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Rabu (11/12/2019) malam. Polisi melakukan penggeledahan di rumah yang ditempati RK bersama orangtua, istri dan anaknya di Desa Pantai, Kecamatan Rupit.
Saat digeledah ternyata RK tidak ada di rumah dan polisi hanya bertemu dengan orangtua RK.
"Rumahnya sudah kita gerebek, sudah kita geledah, tapi dia (RK) tidak ada," kata Kapolsek Rupit, AKP Bakri Redi kepada Tribunsumsel.com, Kamis (12/12/2019).
• Buruh Korban Penggelapan RK Sudah Lapor Polisi Sejak Bulan Lalu, Total Korban 51 Pekerja PT DMIL
Sementara itu, mengenai uang gaji yang menurut para buruh kini berada di tangan RK dibenarkan oleh Asisten Divisi V PT DMIL, Radeli Widodo.
Dikatakannya, bahwa uang untuk membayar gaji para buruh sudah dikeluarkan oleh perusahaan.
"Gaji untuk para pekerja ini setiap bulannya kita keluarkan melalui RK. Biasanya tidak ada masalah, tapi kini kita tidak tahu RK dimana, uang itu ada sama RK, jumlahnya Rp 80 juta," jelas Radeli.
Sebelumnya diberitakan, ada sekitar 30 orang pekerja perkebunan sawit mendatangi kantor Polres Muratara, Rabu (11/12/2019).
• Puluhan Buruh PT DMIL Muratara Laporkan Oknum Kontraktor yang Larikan Gaji Mereka
Kedatangan para pekerja berstatus buruh harian lepas ini meminta polisi segera menangkap RK karena diduga menggelapkan uang gaji buruh.
RK dilaporkan ke polisi dengan nomor laporan LP/B-85/XI/2019/SS/RES MURA/SEK RUPIT tanggal 26 November 2019.
RK merupakan kontraktor pemilik CV yang menaungi para buruh yang bekerja di Divisi V PT Dendy Marker Indah Lestari (DMIL).
Salah seorang pekerja, Edi Zen mengatakan, ada sebanyak 51 buruh yang belum gajian, karena uang untuk membayar gaji para buruh diduga dibawa kabur oleh RK.
• Buruh Harian Lepas di Palembang Ini Terima Hadiah Rumah dari Toramoka, Anggap Rezeki Si Buah Hati
"Gaji kami itu sudah dikeluarkan oleh perusahaan (PT DMIL), sudah ditransfer ke dia (RK), tapi dia tidak tau dimana sekarang, jadi kami belum menerima gaji," kata Edi.
Kabag Ops Polres Muratara, Kompol Hermansyah sudah menyampaikan kepada para pekerja bahwa kepolisian tengah menangani perkara tersebut.
"Perkara ini sudah ditangani Polsek Rupit, jadi bapak dan ibu mohon bersabar. Kasus ini kami kejar terus, kami tidak berdiam diri, karena kami melayani masyarakat," katanya.
Hermansyah meminta para pekerja untuk menahan emosi dan proaktif membantu pihak kepolisian dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
"Kami minta bapak dan ibu jangan emosi, kami paham bagaimana perasaan bapak ibu, karena uang itu hasil kerja, hasil jerih payah bapak ibu sekalian," ujar Hermansyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/polisigrebekrk.jpg)