Ritual Kuda Lumping di Medan Berujung Maut, Niat Baik Ibu PKK Justru Membuatnya Meregang Nyawa

Perempuan yang aktif sebagai ibu PKK ini terkena tikaman dari salah satu pihak yang tengah bertkai, Warsidi.

Editor: Refly Permana
(Istimewa)
Lisnawati, korban penikaman pemain kuda lumping, meninggal di rumah sakit. 

“Pelaku sekarat dipukuli oleh massa. Pelaku sekarang dirawat di Rumah Sakit Eshmun Marelan," ungkap Rudi.

"Selain itu, rumahnya juga habis diobrak-abrik warga."

"Sedangkan adiknya si Bagus sudah diamankan polisi,” beber dia.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, Lismawati dan Bagus warga Jalan Pematang Siombak Lingkungan 7.

Meskipun Kepalanya Berdarah, Pemain Kuda Lumping ini tidak Peduli, Hingga Akhirnya Tewas di Tempat

"Diduga ada selisih paham yang berujung penganiayaan pada Kamis (5/12/2019) malam," ungkap Ikhwan kepada Tribun Medan, Minggu (8/12/2019).

"Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Pematang Siombak, adanya penganiayaan menggunakan pisau. Korban dua orang," beber dia.

Lisnawati mendapat luka tusuk di perut sebelah kanan, telinga kanan, luka robek dan leher bagian belakang.
Lisnawati, korban penikaman pemain kuda lumping, meninggal di rumah sakit.

Sementara Bagus mendapat luka tusuk di perut akibat benda tajam.

Keduanya dibawa warga ke Rumah Sakit Eshmun di Jalan Marelan Raya Tanah 600 untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Akibat peristiwa tersebut, dibantu warga mencari keberadaan pelaku yang bernama Warsidi."
"Usai melakukan aksinya pelaku sempat melarikan diri."

"Ia ditemukan warga di rumah orang tuanya di Jalan Pematang Siombak Lingkungan VII," ungkapnya.

Tidak hanya Warsidi, polisi juga mengamankan Satria, adik pelaku, yang juga terlibat pertikaian malam Jumat kemarin.

Polisi berhasil mengamankan kedua pelaku dan membawanya untuk perawatan di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Belawan.

"Ini untuk pengobatan terhadap luka yang dialami kedua pelaku akibat amukan massa," jelas Kapolres Pelabuhan Belawan.

Heboh Kuda Lumping jadi Kostum Nasional Miss Grand Malaysia

Masih dikatakan Ikhwan, pihaknya langsung mengecek kondisi korban di Rumah Sakit Eshmun di Jalan Marelan Raya Kelurahan Tanah 600.

"Namun pada Jumat (6/12/2019) kemarin, Lisnawati meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku Warsidi," beber dia.
Hasil interogasi penyidik, tersangka Warsidi mengakui telah menusuk Lisnawati.

"Kedua pelaku sudah diamankan di polsek Medan Labuhan. Untuk korban Bayu masih dirawat di Rumah Sakit Eshmun," kata dia

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved