Berita Palembang

Suaminya Lakukan Aksi Cabul dan Dipukuli Keluarga Korban, si Istri Bela Suaminya dan Lapor Polisi!

Suaminya Lakukan Aksi Cabul dan Dipukuli Keluarga Korban, si Istri Bela Suami dan Lapor Polisi!

Suaminya Lakukan Aksi Cabul dan Dipukuli Keluarga Korban, si Istri Bela Suaminya dan Lapor Polisi!
Net
Ilustrasi / Suaminya Lakukan Aksi Cabul dan Dipukuli Keluarga Korban, si Istri Bela Suaminya dan Lapor Polisi! 

Suaminya Lakukan Aksi Cabul dan Dipukuli Keluarga Korban, si Istri Bela Suaminya dan Lapor Polisi!

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Keponakan jadi korban pencabulan, R (25), M (28) dan Z (30) warga Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang nekat lakukan aksi pengeroyokan terhadap BD (33) yang masih satu keluarga.

Akibatnya BD mengalami bengkak pada telapak atas tangan kiri dan pipi kiri memar.

Tak terima BD dikeroyok, VN istri BD pun mendatangi Kantor Polisi.

"Memang suami saya salah dan sudah mendapatkan hukuman dengan di penjara di Polrestabes Palembang, namun saya tidak terima aksi pengeroyokan yang dilakukan ketiga terlapor ini pak," kata VN istri BD kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang, Minggu (1/12/2019).

Menurutnya kejadian ini bermula saat BD berada di rumahnya, Jumat (22/11/2019) sekitar pukul 09.00.

Kemudian datang terlapor cs tanpa basa-basi lagi langsung melakukan pengeroyokan dengan menggunakan tangan kosong.

"Tindakan inilah membuat saya tidak senang, seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan saja tanpa adanya tindak kekerasan yang dilakukan," kata pelapor kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

BREAKING NEWS : Pengidap HIV dan AIDS di Sumsel Capai 3.424 Orang, 192 Meninggal Dunia

Seorang Bocah 5 Tahun di Palembang Positif HIV, Tetap Ceria, Prihatin Kedua Orangtua Meninggal Dunia

Minibus Tabrak Truk di Tol Cipali KM 113, Berikut 6 Identitas Korban yang Meninggal Dunia

Atas dasar itulah, pelapor lantas melaporkan terlapor cs ke SPKT Polrestabes Palembang.

"Mereka saja melakukan tindakan pengeroyokan tanpa memikirkan kalau masih ada hubungan keluarga, apalagi saya tidak bisa berdiam diri melihat suami dikeroyok sehingga saya membuat laporan polisi ini," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Juan Pahrul SH membenarkan adanya laporan terkait pengeroyokan yang dialami korban.

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang, untuk pelakunya sendiri bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama lima tahun enam bulan penjara," tutupnya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved