Berita Palembang

Dibukanya Tol Palembang-Lampung, Pemudik Lewat Jalur Darat Diprediksi Meningkat Pada Libur Natal

Mulai dioperasikannya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Lampung-Palembang, diprediksi bakal membuat pemudik lebih banyak menggunakan jalur darat

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM
Tol Palembang-Lampung 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mulai dioperasikannya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Lampung-Palembang, diprediksi bakal membuat pemudik lebih banyak menggunakan jalur darat pada libur Natal dan Tahun (Nataru) 2019 mendatang. Karena jarak tempuh menjadi jauh lebih cepat, sekaligus mengurangi biaya mudik bila dibandingkan menggunakan pesawat terbang.

Apalagi pemudik di daerah kabupaten di luar Palembang, tak perlu lagi mampir ke Palembang, bisa langsung ke kampung halaman.

Kepala Dishub Sumsel Nelson Firdaus mengatakan, pihaknya memprediksi dengan dibukanya jalan tol membuat pemudik lebih memilih balik ke kampung halaman melalui jalan bebas hambatan tersebut.

Pasalnya, dengan adanya jalan tol tersebut membuat jarak tempuh Palembang-Lampung atau sebaliknya kini dapat ditempuh hanya dengan waktu empat jam saja. Sebelumnya jarak tempuh antar dua provinsi ini bisa memakan waktu 10-12 jam lamanya, itupun jika tak ada kemacetan panjang.

Dua Pemuda Air Kumbang Banyuasin Ini Hendak Melakukan Kejahatan di Jembatan Ampera, Ditemukan Sajam

PT KAI Divre III Palembang Siapkan 51.723 Tiket Libur Natal dan Tahun Baru, Diprediksi Melonjak!

Kemenag Palembang Usulkan Ustaz dan Ustazah Pengajar atau Guru Ngaji di TPA Dapat Gaji Bulanan

Kendati mengalami peningkatan pada angkutan darat pada Natal dan Tahun baru nanti, namun Nelson memprediksi peningkatannya tidak akan terlalu signifikan seperti pada libur lebaran.

"Kalau libur lebaran itu kan waktunya panjang, beda dengan Natal dan tahun baru. Jadi lonjakan mungkin tidak terlalu signifikan," terang Nelson.

Selain itu, dalam masa angkutan Nataru pihaknya juga menyiapkan posko pengamanan yang berfungsi membantu kepolisian dalam mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan.

Pihaknya dalam waktu dekat juga akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dishub di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel untuk menghadapi pemudik saat Nataru nanti.

“Untuk personel Dishub yang disiagakan belum dipastikan jumlahnya, karena belum dirapatkan. Yang jelas, petugas di lapangan disarankan tidak menambil cuti pada Nataru," ungkapnya. (Oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved