Berita Musirawas
Demokrasi Ala Desa di Musirawas, Mulai dari Kenakan Baju Adat Hingga Jemput Suara Pemilih BPD
Beragam cara dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan meningkatkan partisipasi pemilih dalam berdemokrasi.
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Sudarwan
Demokrasi Ala Desa di Musirawas, Kenakan Baju Adat Hingga Jemput Suara Tingkatkan Partisipasi Pemilih BPD
Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Beragam cara dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan meningkatkan partisipasi pemilih dalam berdemokrasi.
Seperti mengenakan pakaian adat dan jemput suara dengan mendatangi langsung warga yang berhalangan tetap ke rumahnya agar bisa menggunakan hak suaranya.
Sehingga warga yang berhalangan tetap, seperti sakit, melahirkan dan halangan lainnya, tetap dapat memilih.
Hal ini dilakukan oleh Panitia Pemilihan Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti periode 2019-2025, yang dilaksanakan akhir pekan lalu.
• Menikmati Eksotisme Air Terjun Satan di Musirawas Potensial Dikembangkan Jadi Objek Wisata
• Bunda PAUD Musirawas Raih Penghargaan dan Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2019
Pada pemilihan BPD yang digelar Minggu (24/11/2019), para panitia yang mengenakan pakaian adat, dengan tanjak di kepala dan berkain songket sudah standby sejak pagi.
Lokasi tempat pemilihan di Kantor Desa Muara Beliti Baru juga sudah dipercantik dengan aneka umbul-umbul dan hiasan lainnya, layaknya akan menggelar perhelatan pesta hajatan.
"Kita semaksimal mungkin agar seluruh warga desa Muara Beliti Baru yang memenuhi syarat memilih dapat terpenuhi hak-haknya dalam demokrasi, seperti pemilihan calon BPD ini.
Dan alhamdulillah, pelaksanaan pemilihan sudah dilakukan dan dengan segala upaya yang kami lakukan ini, partisipasi pemilih cukup tinggi dan pelaksanannya aman dan lancar," ujar Penjabat Kepala Desa Muara Beliti Baru, Arief Candra, kepada Sripoku.com, Selasa (26/11/201.
Dikatakan, di Desa Muara Beliti Baru terpilih tujuh anggota BPD.
Dimana jumlah pemilih tercatat sebanyak 999 warga yang menggunakan hak pilihnya baik yang terdaftar dalam DPT maupun pemilih tambahan.
• Ini Rencana Besaran UMK Musirawas, Akan Ditetapkan Setelah Rapat Dewan Pengupahan
"Selain melaksanakan sosialisasi secara masif dan mengunjungi rumah kandidat juga terus disolisasikan melalui alat peraga.
Penentuan waktunya pun dilaksanakan hari Minggu sehingga pemilih memiliki waktu yang cukup dan tidak terhalang dengan pekerjaan untuk menggunakan hak pilihnya," kata Arief Candra.
"Tidak hanya itu, bagi warga yang berhalangan tetap untuk datang ke TPS, maka panitia bersama Pemerintah Desa, anggota Polsek dan Danposramil Muara Beliti pun menjemput suara dengan mendatangani seluruh rumah pemilih, sehingga hak memilih warga terpenuhi," sambungnya.