Anne Avantie : Tak Sangka Animo Masyarakat Palembang Begitu Besar

Perancang busana Anne Avantie tak menyangka animo masyarakat Palembang akan kegiatan Pasar Tiban di Palembang yang digelar pada 22 November hingga 1 D

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Budi Darmawan
Kompas.com
Desainer, Anne Avantie 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Perancang busana Anne Avantie tak menyangka animo masyarakat Palembang akan kegiatan Pasar Tiban di Palembang yang digelar pada 22 November hingga 1 Desember.

Dia mengungkapkan tadinya dia takut dan tidak mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Palembang.

"Saya menyesal telah berpikir yang tidak baik tentang Palembang. Saya kira tidak akan terjadi satu gerakan yang bagus di Palembang dan lihat kayaknya orang enggak beli, enggak modis. Ternyata saya salah," kata Anne usai membuka Pasar Tiban di atrium Palembang Icon Mall, Jumat (22/11/2019).

Anne mengatakan, jika melihat cara berpakaian orang Palembang yanh tidak seperti orang-orang di Surabaya, Medan, Bandung, dan kota-kota lain, awalnya membuat dia pesimis. Namun, melihat sambutan dan apresiasi masyarakat yang hadir di pembukaan acaranya membuat ia berganti perspektif.

"Saya minta maaf terus sama yang Mahakuasa ternyata kegiatan ini di atas ekspektasi saya," ujarnya.

Desainer kebaya kelahiran Semarang, 20 Mei 1954 ini pun berharap tahun depan gelaran Pasar Tiban ini dapat kembali hadir di Palembang dan berkolaborasi dengan desainer mode Palembang.

"Selain juga bisa membangun industri kreatif di Palembang bersama-sama," kata dia.

Tak hanya ingin melakukan perancangan busana dengan kain tradisional Palembang seperti songket dan jumputan.

Dikatakan Anne, dia hendak memajukan bisnis bukan hanya lewat kain namun lewat pola pikir (mind set) untuk maju agar bisnis bisa berkembang.

"Kalau mindset, cara berubah, industrinya berubah semua berubah. Kalau cuma mengubah kain tidak akan bisa jualan." ujar Anne.

Sekadar tahu, Pasar Tiban Anne Avantie di Palembang Icon Mall menyediakan beragam produk karya Anne Avantie seperti kebaya, batik dan ada pula produk kosmetik organik dari UKM Binaan Yayasan Anne Avantie.(mg3)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved