Taman Budaya Sumsel di Dekranasda Palembang, Alternatif Libur Weekend Sembari Lihat Pameran Lukisan

Pecinta seni di Palembang tak perlu bingung untuk mencari tempat melihat karya-karya seni. Bisa datang ke Taman Budaya Sumsel.

Tayang:
Penulis: Zaini | Editor: Refly Permana
sripoku.com/zaini
Sejumlah ASN di Palembang ikut menyaksikan pameran lukisan di Taman Budaya Sumsel. 

Laporan wartawan sripoku.com, Zaini

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pecinta seni di Palembang tak perlu bingung untuk mencari tempat melihat karya-karya seni. Bisa datang ke Taman Budaya Sumsel, yang berlokasi di dalam komplek Dekranasda Palembang.

Terlebih, saat ini tengah berlangsung pameran lukisan yang dibuat perupa asal Sumsel. Setidaknya, ada 30 lukisan yang dipajang di sana hingga 22 November 2019 nanti.

Taman Budaya Sumsel sudah dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara di berbagai sudut ruangan. Cuaca panas seperti sekarang dijamin tidak terasa di sana , yang ada pengunjung akan merasakan nyaman dan adem.

Selain itu, ruangannya juga luas, jangan takut untuk datang ramai-ramai bersama keluarga dan kerabat. Tak ada hambatan untuk Anda menilai lukisan tersebut, silahkan memberikan asumsi tentang apa makna yang terkandung di lukisan di sana.

Asyiknya nih, ada sejumlah kurator yang siap mendampingi pengunjung yang kepingin tahu makna dari setiap lukisan yang dipamerkan.

80 Lukisan Karya Anak-anak Dipamerkan di Graha Taman Budaya Jakabaring Palembang

Jangan lupa, masuk ke sana gratis alias tidak dipungut biaya lho.

Dikatakan salah satu kurator, Erwan Suryanegara, karya perupa yang dipamerkan tidak hanya lukisan, tetapi ada juga seni patung.

Beberapa pelajar menghadiri pameran lukisan di Taman Budaya Sumsel.
Beberapa pelajar menghadiri pameran lukisan di Taman Budaya Sumsel. (sripoku.com/zaini)

Seperti diketahui, seni rupa terdiri dari beragam jenis dan dua diantaranya ada di Taman Budaya Sumsel.

"Lukisan yang sudah kita pamerkan ini terlebih dahulu melewati tahap seleksi karena tidak semua karya perupa kita pamerkan. Selain mempertimbangkan tempat, kita juga mempertimbangkan kualitas agar lukisan yang dipamerkan memang laik untuk dilihat," kata pria eksentrik dengan rambut panjang yang sudah memutih ini.

Tahapan seleksi, Erwan menjelaskan, kurator menilai dengan dua dimensi, yakni artistik dan estetik.

Untuk artistik, dinilai dari kemasan karyanya, sementara estetik tentang konsep dan tema dari karya tersebut.

Pameran Lukisan Anak di Graha Taman Budaya Sriwijaya Jakabaring Palembang

Bukan itu saja, Erwan melanjutkan, seni rupa itu ada intra estetik dan ekstra estetik. Intra bagaimana perupa mengekespresikan karya dengan ide, sementara ekstra adalah unsur lain yang berasal dari objek utama yang dibuat si perupa.

"Seperti lukisan Bertahan yang dibuat oleh A Hernawan seorang perupa asal Palembang, dimana dia menempatkan seorang pria telanjang sebagai objek besarnya dan ada buah apel di depan. Itu sudah ada unsur intra dan ekstra estetik," kata Erwan.

Sejumlah pelajar di Palembang menyaksikan pameran lukisan di Taman Budaya Sumsel.
Sejumlah pelajar di Palembang menyaksikan pameran lukisan di Taman Budaya Sumsel. (sripoku.com/zaini)

Pameran ini sendiri sudah dipersiapakan sejak satu bulan yang lalu.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved