Berita Palembang

Tergiur Iklan Lelang Emas di Akun Facebook Teman SMA, Agus Tertipu dan Rugi Rp 21 Juta

Tergiur iklan lelang emas di akun Facebook milik FMS (29) teman semasa SMA-nya, membuat Agus Nusha Pratama (29) kehilangan uang Rp 21 juta.

Tergiur Iklan Lelang Emas di Akun Facebook Teman SMA, Agus Tertipu dan Rugi Rp 21 Juta
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Agus saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang terkait kasus penipuan iklan lelang emas di facebook hingga mengalami kerugian Rp 21 juta, Jumat (15/11/2019) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Tergiur iklan lelang emas di akun Facebook milik FMS (29) teman semasa SMA-nya, membuat Agus Nusha Pratama (29) kehilangan uang Rp 21 juta.

Kejadian ini terungkap saat Agus, warga Jalan PSI Lautan Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang  membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (15/11/10`9).

Menurut Agus, ia tergiur melihat iklan lelang emas dari Terlapor warga Jalan Macan Lindungan Kelurahan IB I Palembang di akun facebooknya pada 20 Juli 2019 lalu sekitar pukul 13.00

"Saya sangat Tergiur pak, lantaran emas seberat 6 Suku di dia Rp 21 juta, hanya beda Rp 400 ribu dengan harga di pasaran," katanya kepada petugas piket SPKT.

Kemudian pelapor mentransferkan uang tersebut melalui M-banking miliknya.

Ruas Tol Kayuagung-Palembang Diminta Berfungsi saat Natal dan Tahun Baru, Diresmikan Tahun 2020

Kabupaten PALI Terancam Terisolir, Jembatan Alternatif Penghubung Antar Kabupaten Nyaris Ambruk

Sumsel Waspada bencana Alam, 9 Kecamatan di OKU Selatan Rawan Tanah Longsor dan Banjir Bandang

"Sudah saya transfer ke dia, kemudian dia menjanjikan emas 21 suku terdiri dari satu buah kalung seberat 2 suku, satu buah gelang seberat 2 suku, dan satu buah cincin dengan berat 2 suku bakal diantarkan pada 31 Agustus 2019 lalu," katanya.

Setelah ditunggu hingga 31 Agustus 2019 terlapor tidak kunjung mengantarkan emas tersebut.

"Saya coba telpon dia pak karena sebelumnya saya sempat tukaran nomor ponsel tapi nomornya tidak aktif, kemudian saya tunggu-tunggu hingga saat ini tidak ada itikad baik dari terlapor ini," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait dengan penipuan disertai penggelapan yang dilakukan oleh teman SMA pelapor.

"Laporan sudah diterima anggota piket kita, selanjutnya laporan ini akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang, untuk pelakunya bila terbukti bersalah dalam kasus penipuan dan penggelapan akan dikenakan hukuman penjara selama empat tahun untuk masing-masing kasus tersebut," tutupnya. (diw). ‎

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved