Batik Khas Musirawas
Desainer Tria Gunawan Ciptalan Batik Sawit Musirawas Tampil Memukau
batik adalah motif atau gambar yang di tuangkan pada kain yang di proses secara khusus dengan teknik tertentu sehingga menghasilkan gambar dan motif
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: muhammad husin
LAPORAN WARTAWAN SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
MUSIRAWAS, SRIPOKU.COM --Dari sisi pengertian, batik adalah motif atau gambar yang di tuangkan pada kain yang di proses secara khusus dengan teknik tertentu sehingga menghasilkan gambar dan motif yang menarik. Hampir setiap provinsi di Indonesia mempunyai kain ciri khas mereka. Biasanya kain yang bermotifkan sejarah yang bisa di buat untuk kerajinan hingga pakaiaan.
Termasuk kain bantik di Kabupaten Musirawas (Mura), yang saat dikembangkan menjadi khas dengan brand "Batik Sawit".
Batik Sawit yang merupakan batik khas Kabupaten Musirawas yang tampil memukau dihadapan ribuan tamu undangan di acara peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Musirawas yang digelar di Gedung Bagas Raya, Selasa (12/11).
Saat diperagakan model Audra, Ghea dan Caca, batik Sawit yang didisain tangan dingin desainer Tria Gunawan itu tampil begitu mempesona, sehingga menjadi batik ini berkelas dan branded.
"Batiknya keren, disainnya juga sangat bagus. Cocok kalau untuk acara-acara undangan atau acara formal," ungkap Ny Yin, salah seorang pengunjung yang hadir dalam acara tersebut.
Sang desainer Tria Gunawan kepada Sripo mengungkapkan, batik yang didisainnya itu merupakan batik asli Kabupaten Musirawas yang diberi nama Batik Sawit. Dia mendisain kain batik sawit tersebut menjadi kebaya kurung, stelan celana palazzo, stelan outer dan kamisol.
"Ini Batik Musirawas, batik kebun sawit. Batik ini sudah ditetapkan ibu bupati. Beliau berikan bahan dari Musirawas, minta tolong disain, berupa baju terserah disain apa. Aku ada ide baju ini bisa buat remaja, ibu muda dan ibu setengah baya," kata Tria Gunawan.
Oleh Tria Gunawan, kain batik sawit itu kemudian didisain sedemikian rupa. Beberapa bagian diberi bordir berupa pohon sawit, sesuai dengan namanya batik sawit. Dia membutuhkan waktu sekitar satu minggu menuangkan ide kreatifnya untuk membuat batik sawit itu menjadi pakaian jadi.
"Ini bisa dipakai untuk pesta siang atau pesta malam. Jadi memang kita sengaja disain kain batik dari Musirawas ini menjadi busana untuk pesta," ujarnya.
Terkait kain batik sawit khas Musirawas itu, menurut Tria Gunawan sangat bagus. Karena mencerminkan ide yang merupakan potensi-potensi lokal daerah. Sebab, sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan di Musirawas.
"Filosofi batiknya bagus, manfaatkan potensi lokal dan dituangkan dalam bentuk kain batik. Maka kita sengaja mengangkat tema itu, sesuai permintaan. Untuk harga satu lembar kain batik ini sekitar Rp 200 ribu," katanya.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Musirawas Hj Noviar Marlina Gunawan yang akrab disapa Bunda Novi mengatakan, batik sawit merupakan batik khas Kabupaten Musirawas yang sudah ditetapkan.
Dia ingin menampilkan batik tersebut dalam bentuk busana yang cantik setelah didisain oleh desiner Tria Gunawan.
"Ini batik kita. Harganya murah dan sangat terjangkau. Kalau batik bagus harganya mahal itu biasa. Tapi batik kita ini batiknya bagus harganya murah, itu baru luar biasa," kata Bunda Novi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kain-batik-musirawas.jpg)