SFC Update

Persita Tangerang Versus Martapura FC, WCP Keluhkan Pemainnya Sampai Sulit Bernafas Karena Asap

"Kondisi asap sangat berat, terlihat pemain kami sampai ada yang susah bernafas, bahkan saya juga sempat pusing.

Persita Tangerang Versus Martapura FC, WCP Keluhkan Pemainnya Sampai Sulit Bernafas Karena Asap
SRIPOKU.COM/RESHA
Pelatih Martapura FC Frans Sinatra, Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra, Pelatih Persita Tangerang Widodo C. Putro dan Pelatih Persik Kediri Budiharjo saat berfoto bersama dalam presconfrence jelang perhelatan babak 8 besar, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sabtu (9/11/2019). SRIPOKU.COM/RESHA 

Persita Tangerang Versus Martapura FC, WCP Keluhkan Pemainnya Sampai Sulit Bernafas Karena Kabut Asap

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Kondisi kabut asap mendadak tebal saat kick off laga kedua Grup B, babak 8 besar Liga 2 2019, Minggu (10/11/2019).

Dalam laga yang mempertemukan antara Persita Tangerang dan Martapura FC itu, kabut makin tebal lebih dari laga sebelumnya yang digelar di tempat yang sama, yakni di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Hal tersebut dirasakan oleh Pelatih Persita Tangerang, Widodo C. Putro. Ia mengaku kondisi tersebut sangat mengganggu dan berpengaruh terhadap performa pemain.

"Kondisi asap sangat berat, terlihat pemain kami sampai ada yang susah bernafas, bahkan saya juga sempat pusing. Tapi syukurlah kita sudah dapat poin," ujarnya usai pertandingan.

Beruntung, tim yang diasuhnya itu berhasil mendulang poin penuh di laga perdana babak 8 besar Grup B Liga 2 2019 itu.

Mendulang skor 3-2 berhadapan dengan Martapura FC, mereka berhasil memuncaki klasemen sementara di Grup B tersebut.

"Kami berterima kasih kepada pemain kami yang telah bekerja keras," jelasnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Kapten Tim Martapura FC, Amirul Mukminin.

Ia tak menampik jika kabut asap tersebut berpengaruh kepada permainan rekan-rekannya di lapangan.

"Sedikit banyak berpengaruh, tapi itu bukan alasan. Kami harus siap di setiap pertandingan. Jadi itu (kabut asap) bukan alasan kalah," ujarnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved