Fenomena Kehidupan Malam Remaja di Lahat, Teguk Miras Hingga Mojok Berpasangan di Semak-semak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, mulai menghawatirkan keberadaan remaja yang berkeliaran pada malam hari.
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin
SRIPOKU.COM, LAHAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat mulai menghawatirkan keberadaan remaja yang berkeliaran pada malam hari.
Betapa tidak, sejalan dengan laporan masyarakat jika banyak remaja yang suka nongkrong di sejumlah tempat gelap dan semak-semak.
Kondisi diperparah lantaran remaja yang kerap nongkrong di semak semak selain kerap menegak miras ada juga yang berpasangan.
"Ya kita mendapat laporan dari warga jika banyak remaja kita nongkrong pada malam hari di lokasi lokasi sepi.
Nah saat kita pantau langsung ternyata benar bahkan ada pasangan remaja yang berada di semak semak," ungkap Sekda saat mentau di sejumlah titik, seperti di kawasan Lapangan Seganti Setungguan, Gedung Kesenian, Makam Pahlawan, hingga Plaza Benteng Lahat, Minggu (10/11/2019) dini hari.
Dikatakan Januarsyah, kondisi tersebut sangat memprihatinkan.
Apalagi yang tertangkap berduaan di semak-semak patut diduga mereka itu melakukan perbuatan yang tercela.
Ada juga yang lagi menegak miras.
Untuk itu, Januarsyah meminta, kepada orangtua atau kepada keluarga yang mempunyai anak perempuan, kiranya melarang anaknya berkeliaran hingga larut malam.
Selain menghindari dari salah pergaulan, juga menghindari dari pelaku kejahatan.
"Kalau sudah pukul 9 malam belum pulang, harusnya dicari.
Kalau ada apa-apa ini bukan tanggung jawab Sat Pol PP atau Polisi, ini mengenai mendidik anak," tegas Januarsyah.
Sementara, dari hasil patroli setidaknya 20 remaja terpaksa diamankan Satpol PP Lahat.
20 remaja ini diamankan ada yang sedang asyik meneguk miras, pacaran, hingga nongkrong di lokasi yang tidak tepat.
"Tidak ada yang bawa narkoba.
Setelah diamankan, anak-anak ini kita periksa, pintai keterangan, dan berikan pembinaan berupa kita suruh push up," kata Kasat Pol PP Lahat, Pauzan Khoiri.