Hukum Laki-laki Tidak Melaksanakan Sholat Jumat, Sebagai Ancaman Maka Allah Akan Tutup Pintu Hatinya

Hukum Laki-laki Tidak Melaksanakan Sholat Jumat, Sebagai Ancaman Maka Allah Akan Tutup Pintu Hatinya

Hukum Laki-laki Tidak Melaksanakan Sholat Jumat, Sebagai Ancaman Maka Allah Akan Tutup Pintu Hatinya
SRIPOKU.COM/Anton
Hukum Laki-laki Tidak Melaksanakan Sholat Jumat, Sebagai Ancaman Maka Allah Akan Tutup Pintu Hatinya 

Jadi, hukum shalat Jum’at bagi laki-laki adalah fardhu ‘ain, yakni wajib dilakukan bagi setiap laki-laki. Sedangkan bagi wanita tidak diwajibkan, namun tetap harus melaksanakan sholat Dhuhur.

Hukum Wanita Sholat Jumat, Apakah Wajib Sholat Dzuhur Juga Ini Pendapat UAS dan Buya Yahya

Inilah Waktu-Waktu Mustajab untuk Berdoa, Salah Satunya Pada Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar

Bacaan Niat Sholat Dzuhur, Tata Cara & Bacaan Lengkap Latin dan Arti, Serta Keutamaan Sholat Dzuhur

Ilustrasi Sholat
Hukum Laki-laki Tidak Melaksanakan Sholat Jumat, Sebagai Ancaman Maka Allah Akan Tutup Pintu Hatinya (SRIPOKU.COM/ ANTON)

Melansir dari islamqa.info, Pertama:

Telah meriwayatkan, Abu Daud, no. 1052, Tirmizi, no. 500 dan Nasai, no. 1369 dari Abi Al-Ja'd radhiallahu anhu sesungguhnya Rasulullah shallallah alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ(وصححه الشيخ الألباني في " صحيح الجامع)

"Siapa yang meninggalkan shalat Jumat sebanyak tiga kali dengan meremehkannya, maka Allah tutup hatinya." (Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Shahih Al-Jami)

Ibnu Majah, no. 1126 juga meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah radhiallahu anhuma, dia berkata, Rasulullah shallallah alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثًا مِنْ غَيْرِ ضَرُورَةٍ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ (وحسنه الشيخ الألباني في " صحيح ابن ماجه)

"Siapa yang meninggalkan shalat Jumat sebanyak tiga kali tanpa kebutuhan darurat, Allah akan tutup hatinya." (Dinyatakan hasan oleh Al-Albany dalam Shahih Ibnu Majah)

Al-Manawi rahimahullah berkata, "Yang dimaksud ditutup hatinya adalah Allah tutup dan cegah hatinya dari kasih sayangnya, dan dijadikan padanya kebodohan, kering dan keras, atau menjadikan hatinya seperti hati orang munafik." (Faidhul Qadir, 6/133)

Dalam sebagian riwayat disebutkan dengan membatasi tiga kali dengan berturut-turut. Dalam musnad Thayalisi dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Halaman
1234
Penulis: Tria Agustina
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved