Cara Sederhana Ketahui Gerak-gerik Seseorang yang Sedang Berbohong, Dijamin Ampuh!
Cara Sederhana Ketahui Gerak-gerik Seseorang yang Sedang Berbohong, Dijamin Ampuh!
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
"Itu memberi tahu kami bahwa pada dasarnya ada lima jenis 'wajah' senyum yang dibuat seseorang ketika menanggapi pertanyaan," Sen melanjutkan.
Salah satu ekspresi yang paling sering dikaitkan dengan kebohongan adalah senyum yang melibatkan kedua otot pipi / mata dan mulut. Itu konsisten dengan apa yang dikenal sebagai teori "Duping Delight".
• Di Sungai Bedera Medan Ratusan Bangkai Babi Mengapung, Warga: Kami tak Tahan dengan Aromanya
• Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Timor Leste, TV Online RCTI Malam Ini Nonton Lewat HP Disini
• Cerita Sopir Truk Pengangkut Air Miuneral Kemasan yang Terbalik dan Menimpa Minibus di Muratara
Berikut cara sederhana yang bisa kamu terpkan ketika ingin mengetahui kenogongan seseoran, dari bahasa tubuhynya, dirangkum Sripoku.com dari Grid.id.
1. Mereka menjilat dan menggigit bibir mereka
Orang yang berbohong akan sulit berbicara karena mulut mereka menjadi sangat kering.
Ini memiliki penjelasan sederhana: ketika ditekan, sistem saraf otonom menurunkan produksi air liur.
Jika Anda menawarkan segelas air kepada orang ini, mereka kemungkinan akan meminumnya dengan sangat cepat.
2. Menjaga bahu dan dagunya tetap ke atas
Jika seseorang menahan bahu ketika mengatakan sesuatu kepada Anda, ini mungkin mengindikasikan bahwa mereka merasa tidak aman tentang apa yang mereka katakan.
Hal yang sama berlaku untuk menjaga dagu mereka: orang itu berusaha membuat kata-kata mereka terdengar lebih kuat daripada yang sebenarnya.
3. Mereka menjaga mata mereka terbuka lebar
Psikolog mengklaim bahwa pembohong tidak dapat mempertahankan kontak mata untuk waktu yang lama.
Namun, jika seseorang berbohong dan ingin Anda percaya apa yang mereka katakan, mereka akan mencoba menatap Anda tepat di mata untuk membuat diri mereka tampak dapat dipercaya.
Tanda terbesar yang perlu Anda perhatikan adalah ketegangan yang kuat pada otot mata, karena orang tersebut berjuang melawan keinginan untuk berpaling.
4. Mereka membatasi gerakan mereka