Bulog Sumsel Jamin Stok Beras Aman Hingga 10 Bulan Meski Musim belum Mendukung Masa Tanam
Bulog Wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mengklaim jika stok beras di Sumsel aman sampai 10 bulan kedepan.
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan sripoku.com, Rahmaliyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mengklaim jika stok beras di Sumsel aman sampai 10 bulan kedepan.
Meskipun cuaca belum bersahabat untuk masa tanam, namun di sejumlah wilayah Sumsel masih ada yang panen.
Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel Babel, Ali Ahmad Najih Amsari mengatakan sebagian daerah di Sumsel masih mengalami kekeringan.
Ini berdampak bagi produksi beras di Sumsel.
Diketahui daerah penghasil beras di Sumsel masih di dominasi dari Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, Banyuasin, Ogan Komering Ulu Selatan, Musi Rawas dan Palembang.
"Memang belum capai target (pengadaan) tapi kami yakin bisa mencapainya.
Masih tersisa 2 bulan lagi, pengadaan akan kami maksimalkan," katanya, Selasa (5/11/2019) saat dijumpai di Kantor Wilayah Bulog Jalan Perintis Kemerdekaan.
Untuk saat ini, pihaknya masih membeli beras dari petani dengan harga diatas HPP yang dipatok pemerintah.
Sebab pihaknya membeli beras untuk keperluan komersial, dimana produk yang dihasilkan untuk stok beras premium.
"Kita membeli beras diatas HPP. Beras yang dibeli pun peruntukkannya untuk komersial,"ujarnya.
Sedangkan untuk beras sendiri, kata Aan, dominasi masih didapatkan dari Banyuasin, OKU, OKUT dan OKI.
Meski demikian, Bulog memastikan stok beras untuk wilayahnya mencukupi.
Bahkan Ali menegaskan stok saat ini ada sekitar 50.000 ton beras di gudang Bulog.
"Beras kita aman untuk 10 bulan kedepan. Kualitasnya juga kita pastikan aman," ungkapnya.