Perguruan Tinggi Ilegal di Palembang

Perguruan Tinggi di Palembang Terbitkan Ijazah Bodong, Mahasiswa Cek di Dikti Tenyata tak Terdaftar!

Perguruan Tinggi di Palembang Terbitkan Ijazah Bodong, Mahasiswa Cek di Dikti Tenyata tak Terdaftar!

Perguruan Tinggi di Palembang Terbitkan Ijazah Bodong, Mahasiswa Cek di Dikti Tenyata tak Terdaftar!
ist
Ditreskrimum Polda Sumsel merilis hasil penyidikan yang dilakukan atas laporan seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Harapan Palembang yang menetapkan pembina dan ketua yayasan tersangka, Kamis (31/10/2019). 

Perguruan Tinggi di Palembang Terbitkan Ijazah Bodong, Mahasiswa Cek di Dikti Tenyata tak Terdaftar!

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Saat berdiri, Perguruan Tinggi Harapan Palembang memiliki izin dari Kemenristek Dikti.

Namun, pada tahun 2009 izin Perguruan Tinggi Harapan Palembang habis dan tidak diperpanjang.

"Saat izin habis, tetapi tidak diperpanjang pihak yayasan. Meski tidak diperpanjang, yayasan ini tetap menerima mahasiswa hingga akhirnya terungkap dari laporan Mulyadi bila namanya tidak terdaftar di Dikti," ujar Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan didampingi Kabid Humas Kombes Pol Supriadi, Kamis (31/10/2019).

Dari 2009, meski tidak memiliki izin tetap saja perguruan tinggi yayasan harapan Palembang terus menerima mahasiswa.

Tak memiliki izin dan tetap melaksanakan belajar mengajar, mahasiswa angkatan 2014 sebanyak 64 mahasiswa tetap diwisuda.

Mahasiswa ini tetap menerima ijazah, padahal ijazah yang dikeluarkan yayasan tidak terdaftar di Dikti.

"Bila korban ini tidak melapor, bisa jadi sampai sekarang tetap menerima mahasiswa," pungkasnya.

BREAKING NEWS Polda Sumsel Ungkap Perguruan Tinggi Ilegal di Palembang, 63 Mahasiswa Jadi Korban

Kuburan di Palembang, ada yang Dangkal Sebatas Pinggang, Jangan-jangan di Atas Kuburan yang Lama!

Barbie Kumalasari Bantah Rebut Farhat Abbas dari Nia Daniaty, Bukti Terkuak Pengakuannya Bohong!

Pembina Perguruan Tinggi Harapan Palembang Sopyan Sitepu dan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Harapan Palembang Maimunah Sitorus terancam hukuman penjara minimal 7 tahun kurungan karena melakukan penipuan dengan modus perguruan tinggi.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Sumsel menetapkan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Harapan Palembang Sopyan Sitepu dan Ketua Yayasan Maimunah Sitorus yang juga istri Sopyan sebagai tersangka dalam kasus penipuan perguruan tinggi.

Halaman
12
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved