Inilah di Balik 4 Lagu Didi Kempot: dari 'Cidro' hingga 'Layang Kangen' yang Berdasarkan Kisah Nyata
Inilah di Balik 4 Lagu Didi Kempot: Mulai 'Sewu Kutho' hingga 'Cidro' yang Berdasarkan Kisah Nyata. Didi kempot yang dijuluki "The Godfather of Broken
3. Stasiun Balapan
Lagu ini mungkin adalah salah satu lagu Didi Kempot yang sangat dikenal, ternyata lagu ini memiliki memiliki makna yang mendalam dan sedih.
Lirik dalam lagunya berbunyi "Rasane koyo wong kelangan, kowe ninggal aku, ra kroso netes eluh ning pipiku."
Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia "Rasanya seperti kehilangan, kau tinggalkan aku, tak terasa air mata menetes di pipiku."
Lagu ini bercerita tentang berakhirnya cinta pertama sepasang kekasih karena salah satunya harus pergi dari kota Solo dengan menaiki kereta.
Stasiun Balapan lah yang menjadi latar terjadinya perpisahan tersebut.
4. Layang Kangen
Lagu ini bercerita tentang sepasang kekasih yang terpisah jarak, karena jaman dahulu belum ada alat komunikasi seperti handphone, maka sepasang kekasih ini saling berkirim surat yang berisi tentang kerinduan.
Menurut Didi Kempot, lagu ini ditujukan untuk TKI asal Indonesia yang harus meninggalkan kampung halaman demi mencari nafkah di negeri orang.
Beberapa kali Didi Kempot pernah mengisi acara di negara-negara yang mempekerjakan TKI, dan lagu ini adalah lagu yang paling banyak disukai. (TribunStyle.com/Anggie Irfansyah)
Penulis: Anggie Irfansyah
Sumber: TribunStyle.com
Like Facebook Sriwijaya Post Ya...
Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://style.tribunnews.com/ dengan Judul:
Inilah Kisah di Balik 4 Lagu Didi Kempot: Mulai Sewu Kutho Hingga Cidro yang Berdasarkan Kisah Nyata