Underpass Simpang Patal tak Dirawat, Kondisinya Makin Memprihatinkan dan tak Elok Dipandang

Kondisi underpass yang pembangunannya menggunakan dana APBN itu kini kondisinya cukup memprihatinkan.

Underpass Simpang Patal tak Dirawat, Kondisinya Makin Memprihatinkan dan tak Elok Dipandang
sripoku.com/rahmaliyah
Kondisi ornamen yang menghiasi Dinding Underpass Simpang Patal-Pusri yang rusak ditambah rembesan air yang semakin banyak. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kehadiran Underpass Simpang Patal-Pusri yang selesai dibangun pada 2017 silam memberikan dampak cukup signifikan pada penguraian volume arus kendaraan yang melintas.

Hampir tak ada kemacetan di Jl R Soekamto maupun Jl A Rozak sejak fasilitas publik ini dibangun.

Pengendara yang datang dari arah R Soekamto menuju Pusri tak harus lagi ikut antri lampu merah sehingga kuantitas kendaraan di lokasi ini berkurang.

Namun, sayangnya, kondisi underpass yang pembangunannya menggunakan dana APBN itu kini kondisinya cukup memprihatinkan.

Betapa tidak, partisi yang menempel di dinding-dinding berupa ukiran songket hingga ornamen besar lukisan, tak sedikit pula yang rusak karena rembesan air.

Kemudian, warna cat merah marun yang mempercantik Underpass itu juga sekarang mulai pudar.

Rizal, Warga Jalan Mayor Zen, Pusri saat dijumpai ketika melintas dikawasan itu mengomentari kondisi tak terawatnya Underpass Simpang Patal-Pusri saat ini.

"Secara konstruksi atau ketika melintas sejauh ini memang bisa dilewati kendaraan.

Tapi sayangnya, kalau ada warga dari luar Sumsel yang datang dan melintas lewat sini pasti pemandangannya tak enak dilihat.

Banyak air rembesan, partisi rusak, warna cat pudar. Kumuh kusam seperti itulah kira-kira gambarannya," ujarnya, Rabu (30/10/2019).

Menurut Rizal, lembaga terkait sebaiknya dapat melakukan pengecekan ataupun pemeliharaan berkala.

Mengingat, sebentar lagi akan memasuki musim penghujan tentunya debit air akan mengalami kenaikan.

"Itu kan banyak rembesan air bisa saja nanti tambah banyak kalau hujan deras. Sekarang saja sudah begini bagaimana nanti.

Saya ini orang awam tapi kalau lihat banyak rembesan air apa tidak pengaruh ke konstruksi ya, terlebih banyak kendaraan peti kemas/truk besar yang lewat diatas Underpass setiap hari," ungkapnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved