Ternyata Ini Alasan Prabowo Selama 20 Tahun tak Boleh Masuk Amerika, Pantas Ditunjuk Jadi Menhan RI!

Ternyata Ini Alasan Prabowo Selama 20 Tahun tak Boleh Masuk Amerika, Pantas Ditunjuk Jadi Menhan RI!

Ternyata Ini Alasan Prabowo Selama 20 Tahun tak Boleh Masuk Amerika, Pantas Ditunjuk Jadi Menhan RI!
Kompas/Kartono Riyadi
PRABOWO Subianto saat masih berpangkat Mayjen dan menjabat Danjen Kopassus TNI AD, bertindak selaku komandan upacara pada geladi resik Gelar Pasukan Kopassus 1997 di Batujajar, Bandung, Jumat (11/4/1997) 

Ternyata Ini Alasan Prabowo Selama 20 Tahun tak Boleh Masuk Amerika, Pantas Ditunjuk Jadi Menhan RI!

SRIPOKU.COM - Ternyata Ini Alasan Prabowo Selama 20 Tahun tak Boleh Masuk Amerika, Pantas Ditunjuk Jadi Menhan RI!

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Prabowo Subianto sudah tidak dilarang masuk ke Amerika Serikat.

Dasco mengatakan, sejak menjadi Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto diundang pihak Amerika Serikat berkunjung ke negara mereka.

"Sejak jadi Menhan ada beberapa dari negara yang kemudian bersilahturahim kepada Pak Prabowo, termasuk dari tim Amerika Serikat.

Kemudian dalam silaturahmi itu juga menyampaikan undangan berkunjung," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (29/10/2019).

Meski demikian, Dasco mengatakan, Prabowo belum bisa memenuhi undangan tersebut karena masih menata tugas-tugas di Kementerian Pertahanan.

Sebuah laporan harian New York Times mengatakan, tahun 2000, Departemen Luar Negeri AS menolak visa Prabowo Subianto yang pangkat terakhirnya di militer adalah letnan jenderal, untuk menghadiri wisuda anaknya di Boston.

Namun, pihak AS tidak pernah menjelaskan mengapa permohonan visa Prabowo ditolak.

Prabowo mengatakan kepada Reuters pada 2012 bahwa ia masih ditolak untuk mendapatkan visa AS karena tuduhan bahwa dirinya menghasut kerusuhan yang menewaskan ratusan orang setelah penggulingan Soeharto.

Halaman
1234
Editor: Welly Hadinata
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved