Jarak Pandang 600 Meter, Sejumlah Maskapai tak bisa Landing di Palembang

Beberapa pesawat gagal mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, sehingga kembali lagi memutar haluan menuju bandara asal penerbangan.

Jarak Pandang 600 Meter, Sejumlah Maskapai tak bisa Landing di Palembang
sripoku.com/zaini
Penampakan bandara Sultan Machmud Badaruddin II Palembang pada pukul 08.00. Foto diambil tiga hari lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kabut Asap pekat masih terus menyelimuti wilayah Sumatera Selatan.

Hal ini pun berdampak untuk aktifitas di bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Dimana, kondisi ini membuat beberapa pesawat gagal mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, sehingga kembali lagi memutar haluan menuju bandara asal penerbangan, Jumat (25/10/2019).

General Manager Airnav Indonesia SMB II Palembang, Ari Subandrio, membenarkan hal tersebut terjadi.

Dikatakannya, terdapat beberapa maskapai yang Holding (berputar-putar diudara) karena jarak pandang yang pendek sehingga pesawat tidak bisa mendarat di Bandara SMB II dan kembali lagi ke bandara asal penerbangan.

"Tadi pagi sekitar jam 06:30 sampai 08:30 ada pesawat yang tidak bisa mendarat di bandara SMB II, itu karena faktor kabut asap yang mengganggu jarak pandang, tercatat  600 meter, sedangkan jarak pandang normal itu adalah 900 meter.

Pesawat yang holding yaitu Sriwijaya air kembali lagi ke Pangkal Pinang karena tidak bisa mendarat di Palembang, sebelumnya kurang lebih 45 menit berputar-putar di udara sampai akhirnya kondisi membaik kembali melakukan penerbangan ke Bandara SMB II Palembang.

Selain itu, terdapat juga pesawat lain yang holding yakni Batik air, penyebabnya sama dan durasi holding juga sama sekitar 45 menit, itu dari Jakarta menuju Palembang gagal Landing (mendarat) dan kembali lagi ke Jakarta," jelasnya.

Sementara itu, pesawat yang gagal mendarat (landing) membuat penerbangan menjadi delay, dengan terpaksa penumpang yang menggunakan pesawat tersebut harus menunggu terlebih dahulu.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved