Rumahnya Terbakar, Nyawa Saharia Tak Tertolong

Besarnya kobaran api dan banyaknya barang yang mudah terbakar membuat api beringas sehingga tak ada warga yang bisa menyelamatkan nyawa Saharia.

Rumahnya Terbakar, Nyawa  Saharia Tak Tertolong
Sripoku.com/ Ehdiamin
Dua rumah milik Adrik dan Emi di desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, terbakar. 

Laporan Wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT  - Sungguh tragis apa yang dialami Saharia (80). Betapa tidak, warga Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan ini meninggal setelah ikut terbakar dalam peristiwa kebakaran yang menimpa rumah yang ia tempati, Minggu (20/10) sekira pukul 06.00 wib. Saat kejadian, Saharia sedang terbaring lantaran dalam kondisi sakit.

Besarnya kobaran api dan banyaknya barang yang mudah terbakar membuat api beringas sehingga tak ada warga yang bisa menyelamatkan nyawa Saharia.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut setidaknya dua unit rumah ludes dilalap si jago merah yakni rumah milik Adrik Sukender (60) anak dari korban Saharia dan Emi (55). Peristiwa yang menggemparkan warga Kota Lahat tersebut bermula saat adanya warga atau pengendara roda dua mengisi BBM jenis Pertalite di warung milik Adrik.

Saat mengisi BBM tersebut, menurut Sugeng, warga yang melihat mengatakan mesin kendaraan roda dua (motor) dalam keadaan hidup. Tak lama tiba tiba ada percikkan api ditempat tengki kendaraan. Saat itu, keduanya sempat kaget dan belum sempat berupaya memadamkan, api langsung membesar dan menyambar penyimpanan tabung gas yang ada didalam warung.

Api pun tampak permisi melahap semua yang ada didalam warung yang berisi berbagai jenis barang. Tak hanya itu, api juga warung milik Emi, yang ada disebelahnya tak luput dari kejaran si jago merah. Warga sekitar yanh sudah melihat api membumbung tinggi tidak bisa berbuat banyak. Bahkan, keluarga dan warga tak sempat lagi menyelamatkan nyawa Saharia.

"Waktu kejadian warga masih terbilang sepi. Warga juga sudah pergi beraktifitas sehingga tak bisa berbuat banyak. Api dengan cepat membakar dua unit rumah beserta isinya. Saat kejadian saya masih berada disawah dan melihat api sudah ,"terang Junaidi.

Beruntung, petugas pemadam kebakaran segera tiba hingga api tidak kembali meluas ke pemukiman penduduk lainya. Butuh waktu sekitar dua jam untuk menjinakkan api. Setelah api padam, petugas pemdam kebakaran, BPD dan warga langsung mencari keberadaan Saharia dan mendapatinya sudah dalam keadaan meninggal.

"Ya satu orang dalam peristiwa itu meninggal. Korban dalam kondisi sedang sakit dan sudah lanjut usia tidak bisa menyelamatkan diri sehing ikut terbakar," Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK Msi melalui Paur Humas, Iptu Sabar T membenarkan, kejadian kebakaran tersebut.

Dikataknya, untuk penyebab kebakaran sendiri dugaan awal adanya warga yang mengisi BBM jenis Pertalite di warung milik korban. Naasnya, muncul percikan apu yang kemudian menyambar ke selang nozzle/ selang pengisian BBM dan api terus merambat ke dalam warung sehingga terjadi kebakaran. Pihaknya sendiri saat ini tetus melakukan penyelidikan termasuk masih mencari keberadaan warga yang mengisi BBM yang pasca kejadian langsung pergi.

Sementara itu, kebakaran yang terjadi Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, tersebut membawa duka mendalam bagi Adrik. Betapa tidak, selain ada anggota keluarga yang meninggal, dalam kejadian tersebut harta benda yang berada di dalam rumah toko (ruko) tersebut ludes terbakar. Banyaknya benda yang mudah terbakar membuat api leluasa melahap apa saja yang ada di lokasi. Pantauan di Lokasi selain melululantahkan bangunan tampak terpantau barang barang dagangan milik korban hangus. Terpantau juga satu unit kendaraan roda empat. Puluhan tabung gas elpiji dan barang barang lainya. Api juga nyaris melahap kerumah warga lainya. Setidaknya lima tangki air milik Damkar Pemkab Lahat, disemprotkan untuk menjinakkan si jago merah.

Hingga berita ini dibuat keluarga yang terkena musibah belum bisa diminta keterangan.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved