Berita Palembang

Meski Harus Menjadi Janda tak Masalah Bagi Leni, Asal tidak Terus Dipukuli Sang Suami

Tak tahan dipukuli sang suami, Leni Nalurita (23) akhirnya melaporkan suaminya Sahad Simatupang (30) ke Polda Sumsel.

Meski Harus Menjadi Janda tak Masalah Bagi Leni, Asal tidak Terus Dipukuli Sang Suami
TRIBUN SUMSEL.COM/ Muhammad Ardiansyah
Leni memperlihatkan bukti laporannya ke SPKT Polda Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tak tahan dipukuli sang suami, Leni Nalurita (23) akhirnya melaporkan suaminya Sahad Simatupang (30) ke Polda Sumsel.

Mendatangi SPKT Polda Sumsel, Leni yang sudah dua tahun hidup bersama sang suami mengaku tak tahan lagi dengan tindakan kasar sang suami.

Menurutnya, tanpa alasan yang jelas sang suami kerap kali ringan tangan melakukan KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga.

"Kejadian terakhir, di kontrakan kami di Muara Enim. Saat pulang, dia dalam kondisi mabuk dan langsung memukuli aku," ujarnya usai membuat laporan di Polda Sumsel, Jumat (18/10/2019).

Neli mengaku tak dapat berbuat banyak saat dipukuli sang suami. Ia hanya bisa diam dan berupaya berlindung dari pukulan sang suami.

Begini Kondisi Queenza Bocah 5 Tahun yang Tersiram Minyak Panas 1 Tahun Lalu saat akan Beli Sosis

Tinjau Mapolres PALI, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri Pastikan Bulan Sudah Beroperasi

ACT Kembali Bantu Pemadaman Api di Kebakaran Lahan, Juga Bawa Bantuan Pangan dan Logistik

Dua tahun menikah, menurut warga Jalan Irigasi Lorong Sehat RT 56 RW 54 Kelurahan Siring Agung Kecamatan IB I Palembang ia dengan sang suami belum memiliki anak.

"Memang wataknya keras dan ringan tangan, tidak ada juga masih dipukuli. Sangat sering dipukuli, aku sudah tak tahan lagi. Makanya aku laporkan," ungkapnya.

Setelah melapor ini, ia juga berencana untuk menggugat cerai sang suami. Ia tak mempermasalahkan bila nantinya akan menjadi janda. Terpenting, ia tidak terus dipukuli sang suami yang ringan tangan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya laporan korban dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan nomor LPB : 850 / X / 2019 / SPKT.

"Saat ini laporannya sudah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan anak untuk di proses," katanya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved