Breaking News

Investor Luar Tawarkan Smart Lighting , Bisa Menghemat 80 persen Menggunakan Smart LED

Banyuasin akan terus berbenah mempercantik dan penghematan bagi warga desa hingga ke kota melalui smart lighting dengan metode public private partners

Penulis: Mat Bodok | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Investor dari luar negeri, Product Development Director Lighting Expert Tony Pasothong, menjelaskan implementasi dewan smart city. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Banyuasin akan terus berbenah mempercantik dan penghematan bagi warga desa hingga ke kota melalui smart lighting dengan metode public private partnership, Selasa (15/10/2019).

Tak tanggung-tanggung Dinas Kominfo Banyuasin, membawa salah satu anggota tim ahli Kemkominfo Dwi Elfrida Martina Simanungkalit bersama investor dari luar negeri, Product Development Director Lighting Expert Tony Pasothong.

Karena menurut Dwi, Implementasi dewan smart city akan mempercantik kota yang cerdas melalui investigasi pencahayaan pintar oleh public private partnership (PPC), yang bisa membuat penghematan pengeluran untuk penerangan, lampu jauh lebih hemat 30 persen sampai 80 persen.

Masih kata Dwi yang menterjemahkan bahasa dari Tony, keuntungan dari pemakaian lampu LED. Karena dari satu dasbor bisa menghantar aliran sinar ke 300 lampu lainnya yang terpasang baik di jalan raya maupun lingkungan pemerintah.

Bangun Septic Tank, Warga Rambutan Temukan Benda Seberat 12 Kilogram, Diduga Sisa Bahan Peledak

Delay Dua Jam Hingga Penumpangnya Batal Ketemu Klien di Bali, Ini Jawaban Garuda

Untuk menjalin kerjasama ini, pihak investor akan menggratiskan biaya pemeliharaan. "Kalau Banyuasin akan memakai, maka investor akan menggratiskan biasa pemeliharaan selama kontrak dari 5 sampai 10 tahun kedepan," jelas Dwi dihadapan Sekda Banyuasin, Ir HM Senen HAR SIP MSi dan Kadis Kominfo Banyuasin Aminuddin SPd MSi serta pejabat lainnya.

Keuntung lainnya, bisa mengontrol lampu tepat pada waktu melalui dasbor dan alat teknis lainnya. "Jadi pemakai tak perlu memeriksa lampu di jalan-jalan cukup melihat dasbor sudah mengetahui dimana titik lampu yang belum dimatikan atau untuk mengecek kerusakan," ungkap Dwi panjang lebar penghematan energi, bisa menambah keuntungan.

Kebakaran di Tangga Buntung Palembang, Lokasi Dekat Rumah Ibu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Wendy Cagur Akui Istrinya Minta Cerai dan Minggat dari Rumah, Ini Jurus Andalan yang Dilakukannya!

Terkait tenaga teknis, bantuan akan diambil dari tenaga asli orang Banyuasin, akan dilatih dan dibina terkait teknis dilapangan. "Pihak investor akan membangunkan konstruksi penerangan selama kontrak berlangsung minimal 5 sampqi 10 tahun. Berjalan 5 tahun kontrak seluruh kinstruksi lampu LED diserahkan ke pemerintah," ujarnya. Namun untuk pemeliharaan tetap bertanggungjawab pihaknya.

Sekda Banyuasin Ir HM Senen HAR SIP MSi didampingi Kadis Kominfo Aminuddin SPd SIP MM mengatakan, untuk sementara apa yang telah dipaparkan oleh tim ahli Kemkominfo Dwi Elfrida Martina Simanungkalit bersama investor dari luar negeri, Product Development Director Lighting Expert Tony Pasothong, sangat menarik untuk kemajuan visi dan misi Pemkab Banyuasin.

Namun, mengingat persoalan anggaran sangat miris. Tetapi akan kita sampaikan dengan Bupati dan Wakil Bupati terkait implementasi dewan smart city yang akan mempercantik kota yang cerdas melalui investigasi pencahayaan pintar oleh public private partnership.

"Nanti akan kita rapatkan bersama bupati dan wakil bupati dan pejabat dengan dinas. Apakah kita sepakati atau belum," singkat Sekda.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved