Breaking News:

Kabut Asap Pekat

Pantauan Udara, 36 Karhutlah Terpantau, Ini Lokasi Detailnya

Kabut asap masih terjadi, bahkan semakin pekat. Ini ditengarai dengan masih terjadinya karhutla di sejumlah lokasi.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
Tribun Sumsel/Rahmat Aizullah
Kabut asap semakin pekat menyelimuti Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Jumat (11/10/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tim Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) masih belum bisa tidur nyenyak, pihaknya ingin benar-benar memastikan titik hotspot ataupun titik api kembali muncul di wilayah Sumsel.

Oleh karenanya, Patroli udara pun dilakukan setiap hari terutama memantau daerah-daerah yang rawan terbakar.

Dari hasil pemantauan Minggu (13/10/2019) tim patroli udara yang menggunakan Pesawat Cessna Gran Caravan PK-SNN mendapati 36 kebakaran lahan yang tersebar di beberapa daerah.

Kepala Bidang Penanggulangan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori mengatakan, daerah yang dimaksud yakni di titik di Kabupaten Banyuasin tepatnya Desa Banjarsari, Kecamatan Pulau Rimau, dan tanah pilih.

Lalu, Muratara sebanyak dua titik, yakni Beringin Sakti,Rawas Ilir dan Pulau Panggung,Muara Kelingi.

Musi Banyuasin sebanyak tiga titik, Lalan, Muara Merang dan Muara Medak Bayung Lincir.

"Ada beberapa yang dalam proses pemadaman seperti di Lalan, namun ada pula titik api baru seperti di Muara Kelingi," ujarnya.

Daerah lainnya, yaitu Musi rawas satu titik di Desa Lubuk Rumbai, dua titik api baru di Kabupaten Pali, yakni Karang Agung, dan Tanjung Kurung.

Hal sama juga di Muara Enim dua titik, yakni Teluk Limau dan Gelumbang.

"Di Ogan Ilir didapati lima titik kebakaran lahan, salah satunya di Kebun Raya. Terbanyak dari hasil pemantauan udara di OKI sebanyak 19 titik, salah satunya bahkan titik api baru yang berlokasi di kawasan Sungai Pasir, Cengal 3 dan 4," jelasnya.

Sementara itu, kondisi lahan yang kembali terbakar di Kawasan Plaju, dekat areal Jakabaring Sport City tim BPBD telah meluncurkan tim darat dan saat ini proses pemadaman masih berlangsung.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved