HUMAN INTEREST STORY

Sukses Jadi Pengusaha Ayam, Pria di Lubuklinggau Ini Kejar Posisi Bupati

Sukses menjadi pengusaha ayam, Syamsul memutuskan ikut bersaing menjadi calon bupati.

Sukses Jadi Pengusaha Ayam, Pria di Lubuklinggau Ini Kejar Posisi Bupati
tribunsumsel/eko
Syamsul Bahrun saat mengenang masa lalunya menjadi pedagang ayam di Pasar Inpres Lubuklinggau 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Syamsul Bahrun (41 tahun), warga jl Mangga Besar RT 03, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau tak menyangka jika perjalanan hidupnya akan sesukses saat ini.

Laki-laki yang akrab dengan panggilan Syam ini terkenal sebagai (suplaier) ayam parent (kingkong) di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.

Ayam yang dipeliharanya saat ini mencapai 300 ribu ekor. 200 ekor di peliharanya di Kabupaten Musi Rawas dan 100 ribu ekor di Kota Lubuklinggau.

Syam bercerita sebelum sesukses sekarang ia bukanlah siapa-siapa, kala itu hidupnya sangat perih dalam mencari uang.

Perjalanan bisnisnya dimulai pada tahun 1999 saat ia memutuskan untuk berjualan ayam di pasar. Tapi, jalan usahanya tak mulus karena bertepatan dengan krisis moneter.

Karena tak ada perubahan Syam memilih bekerja dengan H Pendi sebagai pengantar ayam. Setelah cukup lama bekerja jalan terang Syam mulai terbuka.

"Dari pengantar ayam itu dapat jaringan pengusaha ayam, akhirnya memberanikan diri untuk buka usaha ayam sendiri" kata Syam pada Tribunsumsel.com, Rabu (9/10/2019).

Sejak saat itu usahanya berkembang pesat. Berkat usaha yang dirintisnya saat ini Syam telah mempekerjakan 300 orang karyawan, mulai dari mengurusi transportasi hingga pemberi pakan ternak.

Dalam sehari Syam mampu menjual 40 ton ayam Kingkong ke Jakarta dan sekitarnya. Dalam penjualannya ia bekerjasama dengan beberapa patner bisnis perusahaan nasional.

"Penjualan kita tidak ada market khusus. Mana yang kosong kita kirim. Masalah harga fluktuatif tergantung wilayah masing-masing. Untuk Lubuklinggau biasa Rp 20 ribu per kilogram," ungkapnya.

Ia mengaku dari usaha ayamnya, setiap bulannya mampu meraup keuntungan sebesar Rp 500 juta. Belum ditambah dari usaha lainnya, seperti showroom, kebun kepala sawit, dan perikanan.

"Rencana ke depan saya akan menambah usaha pangkalan ayam di Jakarta menjadi 20 pangkalan. Saat ini baru ada 7 pangkalan," ujarnya.

Sukses menjadi pengusaha, membuat Syam terpanggil terjun ke dunia politik untuk menjadi salah satu kandidat kuat calon Bupati Musi Rawas ke depan.

Saat ini Syam telah melamar ke beberapa partai politik yang telah membuka penjaringan bakal calon Bupati Musi Rawas Priode 2021-2026 mendatang.

"Untuk sementara kita mengikuti alurnya saja, kalau tuhan berkehendak dan masyarakat mendukung kita siap maju," paparnya.

Editor: Refly Permana
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved