Buka Seminar HSN, Herman Deru Minta BPS Survey Kebahagian Warga Sumsel

Buka Seminar HSN, Herman Deru Minta BPS Survey Kebahagian Warga Sumsel

Buka Seminar HSN, Herman Deru Minta BPS Survey Kebahagian Warga Sumsel
Humas Pemprov Sumsel
gubernur buka Seminar Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2019 bertema "Menuju Indonesia Maju dengan SDM dan Data Berkualitas" yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Sumsel, bertempat di Hotel Harper Palembang, Rabu (25/9) pagi. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru meminta Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel. Harapan tersebut diungkapkannya saat membuka sekaligus sebagai Keynote Speaker pada Seminar Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2019 bertema "Menuju Indonesia Maju dengan SDM dan Data Berkualitas" yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Sumsel, bertempat di Hotel Harper Palembang, Rabu (25/9) pagi.

"Satu yang belum disurvey. Yaitu survey kebahagiaan untuk Sumsel. Karena tujuan dari semua umat ini adalah mendapatkan kebahagian. Ketika urusan infrastruktur kita selesai. Salah satunya kita lakukan untuk membuat masyarakat kita bahagia," papar Herman Deru.

Dikatakan, hasil survey secara nasional tingkat kebahagiaan warga Sumsel berada pada angka 71. Untuk itu dirinya meminta BPS Prov. Sumsel melakukan survey kembali terkait dengan kebahagian warga daerah ini.

"Saat ini kita dimudahkan dengan bantuan teknologi. Ini juga akan membantu dalam menekan biaya yang mahal. Ini juga dapat menjadi indikator seseorang menjadi bahagia," paparnya.

Buka Seminar HSN, Herman Deru Minta BPS Survey Kebahagian Warga Sumsel
Buka Seminar HSN, Herman Deru Minta BPS Survey Kebahagian Warga Sumsel (Humas Pemprov Sumsel)

Herman Deru dikesempatan ini juga memberikan apresiasi pada BPS Provinsi Sumsel yang telah menyajikan data yang valid. Terlebih data tersebut sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan jalanya pembangunan Sumsel.

"Membangun Sumsel ini berdasarkan data. Data yang paling valid ada di BPS. Karena itu untuk seluruh insan BPS pegang kepercayaan ini," tambahnya.

Dia juga berpesan untuk petugas survey atau pencaca data dilapangan untuk menjaga ekspresi, menggunakan manajemen penyampaian yang baik serta menata emosional. Di samping itu yang paling penting saat sensus, harus ada pendampingan bagi yang di survey agar data yang didapat betul-betul data yang akurat.

"Jangan ada kesan saat mendata. Justru warga merasa takut dalam memberikan data. Untuk itu gunakan tiga hal yakni menjaga ekspresi, menggunakan manajemen penyampaian yang baik dan menata emosional," tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Prov. Sumsel Ir. Endang Tri Wahyuningsih, MM dalam laporannya menyebutkan, peserta seminar diantaranya dari kalangan akademisi, mahasiwa dan masyarakat umum. Kegiatan seminar ini lanjut dia, digelar dalam rangka HSN yang diperingati setiap tanggal 26 September dengan nara sumber dari Jakarta masing-masing Firstman Marpaung dan Elga Yulwardian.

Pada waktu yang sama Gubernur berkenan menyerahkan penghargaan BPS Sumsel Award 2019 berupa plakat dan piagam bagi OPD dan perusahaan yang telah memberikan data terbaiknya pada BPS. Penghargaan tersebut diantaranya diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumsel, Pt Pustri dan Hotel Arya Dutha palembang. Pembukaan seminar tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur.(rel humas)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved