Berita OKI

Terdakwa Pembunuh Istri dan Selingkuhnya di OKI Dituntut 20 Tahun Penjara, Pengacara Minta Ringan

Setelah berhasil membunuh kedua korban, tersangka langsung pergi meninggalkan TKP menuju Polsek Cengal untuk menyerahkan diri.

Terdakwa Pembunuh Istri dan Selingkuhnya di OKI Dituntut 20 Tahun Penjara, Pengacara Minta Ringan
TRIBUN SUMSEL.COM/NANDO ZEIN
Nasir Terdakwa pembunuhan istri dan selingkuhannya di tuntut hukuman 20 tahun penjara. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Nasir alias Kancil (52) terdakwa pembunuh istri dan selingkuhnya hari ini menjalani sidang agenda pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Kayuagung, Selasa (24/9/2019) sore.

Dalam kasus pembunuhan tersebut Nasir alias Kancil yang sudah dituntut Jaksa dengan hukuman 20 tahun diketahui nekat menghabisi nyawa Siti Kani (40) istrinya dan Zulkait (50 tahun) di kebun karet dusun IV Desa Talang Rimba Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), (29/3) lalu.

Terdakwa Nasir nekat membunuh istrinya karena cemburu dan juga seketika itulah, Nasir menebas leher korban, Zulkait yang ternyata selingkuhan istrinya hingga tak bernyawa.

Setelah berhasil membunuh kedua korban, tersangka langsung pergi meninggalkan TKP menuju Polsek Cengal untuk menyerahkan diri berikut barang bukti parang yang digunakan tersangka untuk membacok kedua korban.

Pada sidang kali ini berisikan pledoi pembelaan terhadap Terdakwa, Candra Eka Septiawan Pengacara terdakwa menuturkan mengajukan pada hakim untuk meringankan terdakwa dari tuntutan Jaksa 20 tahun penjara.

"Saya mengajukan pembelaan kepada majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman seringan-ringannya," ucapnya.

Seorang Wanita Paruh Baya Secara Sukarela Membagikan Roti dan Minuman Kepada Para mahasiswa

Diguyur Hujan 2 Kali, Kabut Asap di Ogan Ilir Mulai Berkurang dan Pemadaman Titik Api Lebih Mudah

Penetapan Pimpinan DPRD Lahat dari Partai Golkar Masih Menunggu SK Gubernur Sumsel

Terdapat banyak hal dalam pembelaan tersebut yang dapat meringankan terdakwa.

"Karena di dalam pertimbangan itu kita juga melihat bahwa terdakwa Kooperatif, tidak berbelit pada saat dilakukan pemeriksaan, terdakwa juga berkelakuan baik pada saat persidangan,"

"Serta pelimpahan yang meringankan yaitu Terdakwa setelah melakukan pembunuhan langsung menyerahkan diri ke polisi," jelasnya.

Kemudian persidangan akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda pembacaan keputusan.

"Sidang dilanjutkan tanggal 2 Oktober yang berisikan keputusan," tutupnya.

Diketahui terdakwa dijerat Pasal 340 KUHP sehingga terancam hukuman 20 tahun penjara.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved