News Video Sripo
Pantauan Udara Detik-detik Terjadi Bentrok Antar Aparat dan Mahasiswa di Depan Gedung DPRD Sumsel
Aksi demonstrasi mahasiswa di depan halaman DPRD Sumsel yang sempat ricuh diduga bukan dari mahasiswa yang mengikuti demo tapi ada provokasi yang menc
Penulis: Rahmad Zilhakim | Editor: Rahmad Zilhakim
Kapolresta Palembang: Bentrok antara Aparat dan Mahasiswa di DPRD Sumsel akibat Ada Provokasi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aksi demonstrasi mahasiswa di depan halaman DPRD Sumsel yang sempat ricuh diduga bukan dari mahasiswa yang mengikuti demo tapi ada provokasi yang mencoba membuat rusuh.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Palembang Didi Hayamansyah pasca bentrok yang terjadi.
"Tadi teman kalian ada yang melapor bahwasannya ada oknum sekitar 10-15 orang yang coba merusak aksi demo dan mereka tidak menggunakan almamater dan diduga bukan mahasiswa. Silah tarik ke depan biar kami selidiki," ujar Didi Hayamansyah di atas mobil komando, Selasa (24/9/2019).
Sambil menyeruhkan 'hidup mahasiswa' dan kemudian Kapolresta meninggalkan mobil komando tersebut.
Salah satu mahasiswa Unsri menceritakan bahwasannya oknum tersebut menggunakan pakaian hitam-hitam dan pakai masker hitam.
• 28 Mahasiswa Demo Harus Dapatkan Perawatan di RS Charitas Palembang
• Bacakan Sambutan Menteri Agraria, HD Minta BPN Sumsel Siap Bertransformasi Digital
• NONTON LINK Live Streaming Persebaya Surabaya vs Bali United Liga 1 2019 Tonton di HP Disini (Video)
"Mereka sebelum aksi sempat menyerobot masuk ke barisan tengah sambil membawa batu. Lalu salah satu dari mereka arahkan batu tersebut ke petugas sehingga terjadilah bentok," ujar mahasiswa Unsri tersebut.
Saat ini setelah ribuan mahasiswa masih berada di depan halaman DPRD sambil berorasi menyampaikn aspirasinya dan tuntutan mereka kepada wakil rakyat.
• BREAKING NEWS : {HOAX} Kabar Satu Mahasiswa Palembang Meninggal Dunia, Aksi Demo di DPRD Sumsel
• Pentingi Ilmu Agama 7 Artis Ini Sekolahkan Anak ke Pondok Pesantren, No 4 Rela Pensiun Jadi Artis
Bentrok Mahasiswa-Aparat di Depan Gedung DPRD Sumsel, Sejumlah Mahasiswa dan Mahasiswi Pingsan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Selain mengakibatkan sejumlah mahasiswa terluka, banyak mahasiswa dan mahasiswi jatuh pingsan saat terjadi bentrok antara mahasiswa pendemo dan aparat di depan Gedung DPRD Sumsel, Selasa (24/9/2019).
Mereka pingsan karena terinjak dan ada juga seorang mahasiswa yang mengalami sesak napas akibat terkena gas air mata.
Sementara yang terluka belum diketahui penyebabnya, apakah akibat bentrok dengan aparat atau terkena lemparan batu dari massa pendemo.
Menurut keterangan seorang mahasiswi, Yuli dari Universitas Stisipol Candradimumuka Palembang, dia jatuh dan sempat terinjak saat terjadi kerusuhan di depan kantor DPRD sumsel.
Sedangkan Juli seorang mahasiswa dari Universitas Binadarma Palembang, harus diberi oksigen karena mengalami sesak napas akibat gas air mata yang ditembakkan oleh petugas.
Beberapa rekan mahasiswa dari universitas yang berbeda mencoba membantu mahasiswa yang pingsan.
• Bentrok Mahasiswa-Aparat di Depan Gedung DPRD Sumsel, Sejumlah Mahasiswa dan Mahasiswi Pingsan

Dia digulingkan di pinggir jalan, sembari menunggu pertolongan medis datang.
Saat ini mahasiswi tersebut belum sadarkan diri.
Hal sama juga dialami Ajeng, mahasiswi Unsri Indralaya.
Ajeng sempat dibawa ke halte bus dikarenakan turun hujan deras.
Sementara ini ajeng yang terbujur lemas pingsan berusaha disadarkan oleh mahasiswa yang tergabung dalam aksi demo.
Ajeng tadinya yang datang bersama temannya terpisah dan saat akan dilarikan ke rumah sakit mobil ambulance sudah penuh.
• Inilah Diantara Waktu Mustajab untuk Berdoa, Salah Satunya Ketika Turun Hujan, Syukur Atas Nikmat
Pasca bentrok Kota Palembang diguyur hujan deras.
Hujan yang tiba-tiba mengguyur kota Palembang tersebut membuat sebagian mahasiswa yang ikut aksi protes, bubar dan memilih untuk berteduh.
Pantauan Sripoku.com, sebagian mahasiswa tersebut memilih masuk ke mal Palembang Icon dan sebagian lagi berteduh di barisan ruko-ruko di sekitar lokasi kejadian.
Suasana lokasi di depan kantor DPRD Sumsel, saat ini terasa lebih sepi.
Namun kondisi jalan masih bisa dikatakan macet karena masih banyak motor para mahasiswa dan bus-bus yang terparkir di pinggir jalan di Simpang 5 DPRD Sumsel.