Pelatih Panjat Tebing di Sumsel Diminta Komitmen Tingkatkan Prestasi Nasional dan Internasional

Pelatih Olahraga Panjat Tebing di Sumsel Diminta Komitmen Tingkatkan Prestasi Nasional dan Internasional

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Ketua Umum FPTI Sumsel, Beni Hernedi yang memberikan piagam sertifikasi kepada pelatih Panjat Tebing saat penutupan pelatihan pelatih panjat tebing di rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Muba, Sabtu (14/9/2019) malam 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

Pelatih Olahraga Panjat Tebing di Sumsel
Pelatih Olahraga Panjat Tebing di Sumsel Diminta Komitmen Tingkatkan Prestasi Nasional dan Internasional

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Pelatih olahraga Panjat Tebing di Sumsel, diminta untuk berkomitmen meningkatkan prestasi cabor Panjat Tebing nasional dan internasional.

Terhitung selama pelatihan tiga hari, para pelatih olahraga panjat tebing di Sumatera Selatan (Sumsel) dinyatakan telah lulus sertifikasi level 1.

Sehingga  kedepannya bisa memberikan dedikasi dan konsistensinya dalam menciptakan atlet-atlet panjat tebing yang berprestasi sejak dini.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Prestasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pusat, Caly Setiawan Phd mengatakan, setelah selesai pelatihan tersebut, maka para pelatih yang ada di Sumsel bisa mendedikasikan apa yang didapat selama pelatihan dalam mencari bibit-bibit atlet yang baru.

Hindari Zina, 4 Artis Usia Belia Ini Justru Inginkan Menikah Muda, Ada yang dari Umur 14 Tahun

Sudah Punya 4 Putri, Andhika Pratama Ingin Tambah Anak Laki-Laki, Ini Jawaban Ussy Sulistiawaty

Video: Claudia Santoso, Gadis Cirebon yang Suaranya Memukau Bikin Juri The Voice of Germany Menangis

"Seperti di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sudah menjadi baromater dalam mencari atlet yang berprestasi di Sumsel. Salah satunya Muhammad Hinayah yang berhasil mempersembahkan medali emas saat Asian Games 2018 lalu. Dan itu harus menjadi motivasi bagi pelatih-pelatih yang baru lulus sertivikasi level 1 untuk mencari atlet-atlet baru," ucapnya saat penutupan pelatihan pelatih panjat tebing di rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Muba, Sabtu (14/9/2019) malam.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Tim Pelatih cabang Sport Climbing (Panjat Tebing) di Asian Games 2018 ini menerangkan, jika pelatih harus fokus dalam melatih, jangan sampai dicampur adukan dengan kegiatan lain.

"Bagaimana atlet mau bagus kalau pelatihnya tidak bagus. Makanya pelatih itu harus punya konsistensi dan dedikasi yang tinggi dalam menciptakan atlet-atlet yang handal," terangnya.

Tapcash Edisi Khusus Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) Keluaran BNI, Terjual 1.000 Keping

Beda 17 Tahun dari Jennifer Jill, Ajun Perwira Bongkar Rahasia Ranjang Mama Ajarin yang Bener!

Sempat Dibungkam PSPS Riau 2-1 di Putaran Pertama, Kas Minta Sriwijaya FC Bisa Balas Dendam Besok

Ketua Umum FPTI Sumsel, Beni Hernedi mengatakan, para pelatih yang telah lulus sertifikasi level 1 setiap hari harus ada peningkatan dalam mencari dan mendidik atlet-atlet panjat tebing.

"Kalau setiap hari tidak ada perkembangan itu sama saja dengan jalan ditempat. Makanya, pelatihan pelatih itu sebagai cara untuk mencari dan menciptakan atlet-atlet yang berperestasi," katanya.

Menurutnya, dengan telah disertifikasinya para pelatih yang berasal dari Kabupaten dan Kota yang ada di Sumsel ini, maka sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak melahirkan atlet-atlet yang baru.

Beni mencontohkan, seperti di Kabupaten Muba yang fokus dari pemerintahan saat ini adalah fokus pada pengembangan olahraga, sehingga Kota Sekayu bakal menjadi kota yang lengkap sarana olahraganya.

"Tidak banyak kabupaten dan kota di Indonesia yang fokus ke olahraga serta memberikan suport. Untuk di Muba tower panjat tebing bakal diletakan di tempt terhormat dan di tempat keramaian sehingga bisa dilihat semua orang," tukasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved