News Video Sripo

Video: Bandit Pecah Kaca Beraksi Siang Hari di Talang Ubi PALI, Buntuti Korban Saat Keluar Bank

Breaking News: Bandit Pecah Kaca Beraksi Siang Hari di Talang Ubi Kabupaten PALI

SRIPOKU.COM, PALI - Bandit pecah kaca beraksi di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat (13/9/2019) sekitar 11.30 WIB.

Kejadiannya saat mobil jenis Honda BRV BG 1644 P parkir di RM Fadhilah kawasan Beracung Jalan Merdeka Pendopo Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Aksi kejahatan itu terjadi di tengah keramaian, saat korban pulang dari bank.

Korban bernama Yulisa Wandasari, Kepala Sekolah SMK 1 Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI.

Bandit pecah kaca ini memecahkan kaca kiri bagian depan mobil korban dan mengambil sejumlah berkas-berkas penting serta dompet milik pengendara.

Korban Yulisa sendiri mengaku saat keluar dari bank Sumsel dirinya merasa diikuti oleh dua orang mengendarai sepeda motor.

"Saya ke Bank ini baru mau mengurus pencairan karena pergantian bendahara untuk gaji guru honor di sekolah. Jadi, uangnya belun sempat dicairkan," ungkap Yulisa, Jumat.

Menurut dia, usai keluar bank dirinya mampir ke sebuah rumah makan, namun sekitar lima menit ia mendengar jeritan seseorang dan setelah dilihat mobil yang dikendarainya kaca depan sebelah kiri sudah dipecahkan pelaku.

"Pelaku hanya mengambil dompet yang berisi atm serta membawa tas yang isinya berkas untuk pencairan uang sekolah untuk gaji guru," ungkap Istri Kabid di Dinas Perizinan PALI ini.

Mengetahui kaca mobilnya menjadi sasaran kejahatan, ia ditemani sang suami langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi Kabupaten PALI.
Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Setiawan melalui Kanit Reskrim, Ipda M Arafah membenarkan bahwa adanya kejadian pecah kaca terhadap satu unit mobil Honda HRV BG 1644 P yang dikendarai korban Yulisa seorang Kepala Sekolah SMKN 1 Tanah Abang.

Garuda Indonesia Tawarkan Tiket Murah Terbang dari Palembang ke Bengkulu (PP), Hanya di Hari Minggu

Video: Cuaca di Palembang tak Sehat, Wawako Minta Dinas Pendidikan Undur Jam Masuk Sekolah

Agar Makanan Bertahan Lebih Lama, Inilah Cara Mengatur Suhu Lemari Es Yang Benar

Dimana diketahui, korban sedang melakukan proses pencairan terkait dana operasional sekolah.

Kasus tersebut, jelas Arafah masih dipelajari dan dikembangkan, selain pihaknya juga memeriksa beberapa cctv, arah serta identifikasi dua terduga pelaku.

"Diduga korban telah mengikuti pelaku dan menduga korban telah mencairkan sejumlah uang, namun korban belum melakukan pencairan. Pelaku hanya mengambil dompet serta tas berisikan berkas-berkas saja," jelasnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved