Berita Palembang

Dua Pelaku Penggelapan Motor Diringkus Petugas Pidum Polresta Palembang

Beberapa saat kemudian salah satu dari teman lainnya yakni Dedi Irawan meminjam motor korban dan sampai sekarang tidak dikembalikan.

Dua Pelaku Penggelapan Motor Diringkus Petugas Pidum Polresta Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Iptu Ginting, Kanit Pidaum Polresta Palembang (Baju Kuning) saat menginterogasi pelaku penggelapan motor. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Dedi Irawan (42), warga rumah susun blok 11 dan temannya Arpani (33), warga Jalan Aiptu Wahab Kelurahan 15 Ulu Palembang, ditangkap petugas Pidum Polresta Palembang di kawasan dekat rumahnya masing-masing.

Keduanya ditangkap berawal dari adanya laporan korban yakni Buana (34), warga Jalan Sulawesi Perum PNS OPI Blok AA Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, yang melapor ke Polresta Palembang, dengan nomor: LPB / 2003 / IX / 2019 / SUMSEL / RESTA / Spkt, tanggal 11 September 2019.

Dimana, pada 10 September 2019 sekitar pukul 10.30 di Jalan Sersan Wahab Kosan Famili Kecamatan IT I, telah terjadi aksi penggelapan motor.

Ketika itu korban bermain ke rumah kos temannya.

Setiba di TKP, motor korban diparkirkan lalu korban masuk kedalam rumah kos temannya.

Beberapa saat kemudian salah satu dari teman lainnya yakni Dedi Irawan meminjam motor korban dan sampai sekarang tidak dikembalikan.

Antisipasi Penyakit ISPA, Dinas Kesehatan dan Polres Banyuasin Membagikan Masker Gratis

MUI Kota Palembang Sarankan Puasa Tiga Hari Sebelum Melaksanakan Sholat Istisqo

BREAKING NEWS: Seorang Driver Gojek Tewas Mengenaskan akibat Motornya Tabrakan dengan Dump Truck

" Atas Laporan ini kedua pelaku kita tangkap. Saat keberadaanya kita ketahui, kita langsung menangkap keduanya, di dekat rumahnya masing-masing," Ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, melalui Kanit Pidum, Iptu Ginting, Jumat (13/9).

Selain mengamankan pelaku, Lanjut Ginting, anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa, 1 Helai baju kaos warna hitam merk Polo, dan 1 Helai celana Jeans warna biru Merk Rovelli, yang saat itu digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.

" kini pelaku tengah di periksa. Dan atas ulahnya pelaku di ancam pasal 372 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara 4 tahun," ungkapnya.

Sedangkan, kedua pelaku ketika ditemui di ruang piket reskrim Polresta Palembang, hanya bisa menundukan kepalanya karena malu," Jujur pak kami khilaf melakukan aksi ini.

Namun ya harus gimana lagi penyesalan di belakang," ungkapnya.

Ketika ditanya hasil pengelapan motor tersebut dijual kemana, keduanya pun menjawab, dijual seharga Rp 2,5 juta.

"Hasil menjual motor tersebut mereka bagi masing-masing mendapatkan uang Rp 150 ribu. Yang jual AY, dia tidak tahu kemana larinya hingga kini," aku keduanya. (diw)‎

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved