News Video Sripo

Video: Prosesi Wisuda Jadi Ladang Bisnis Bagi Pedagang Bunga dan Boneka di Palembang

Prosesi Wisuda Jadi Ladang Bisnis Bagi Pedangan Bunga dan Boneka di Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Pedangan bunga dan boneka meramaikan acara Wisuda Universitas Terbuka di Gedung The Sultan, Jl. Sultan Moh. Mansyur, Bukit Lama Palembang.

Pedang bunga dan boneka di acara Wisuda seperti ini sering menyebut dirinya pedang bunga musiman.

Mereka hanya ada di momen acara wisuda universitas negeri maupun swasta.

Dari pantauan Sripoku.com, buket atau rangkaian bunga tersebut terbuat dari bahan planel yang di bentuk menyerupai bunga.

Tak hanya itu di sana juga terlihat pedangan yang menjual boneka serta coklat namun di Kemas menjadi sebuah buket, sehingga indah dan bagus untuk dijadikan sebagai hadiah kepada saudara atau keluarga yang sedang merayakan kelulusannya.

Seorang pedagang bunga, Indah mengatakan bahwasanya dirinya dibantu oleh anak perempuannya untuk menyiapkan barang dagangan sejak pukul 07.00 pagi tadi.

Ia sengaja datang lebih awal, agar mendapat tempat untuk berdagang.

"Kita jual mulai dari harga 10 ribu, hingga 120 ribu rupiah. Tergantuk bentuk, isi dan ukurannya," jelas Indah, Kamis (12/9/2019).

Bunga buatan yang di jual saat ini rata-rata merupakan bunga buatan dari bahan planel.

Dirinya juga menjual boneka, serta berbagai snack dan coklat yang dibentuk menyerupai buket.

Armada Masih Kurang Guna Pencegahan Karhutla , Sumsel Tambah 10 Helikopter Waterboombing

BKPSDM OKU Selatan Ajukan 112 Kuota Penerimaan CPNS Sesuai Kebutuhan Pegawai

Tinggal Kenangan, Inilah 9 Potret Keakraban BJ Habibie dan Rekan Artis : Selamat Jalan Eyang Habibie

Dalam sekali jualan, Indah bisa menjual 70-120 buket persekali jualan.

Dari pantauan Sripoku.com, ada sekitar 36 pedangang bunga yang ada di depan gerbang Gedung The Sultan.

Rata-rata mereka menjual bunga buatan Tidak ada yang menjual bunga hidup.

"Bunga hidup tidak tahan lama, 3 hari layu. Kalau kita jual lagi gak laku, bisa rugi,"tutupnya.

Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved