Ketua PWI OKU Secara Resmi Tutup Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Massa

Ketua PWI OKU Purwadi Rozali SP menutup acara Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Jurnalis di diklat PT Semen Baturaja Sabtu, (7/9/19).

Ketua PWI OKU Secara  Resmi Tutup Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Massa
Sripoku.Com/LENI JUWITA
Foto bersama diacara penutupan Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Massa oleh Balai Bahasa Sumatera Selatan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA---Ketua PWI OKU Purwadi Rozali SP menutup acara Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Jurnalis di diklat PT Semen Baturaja Sabtu, (7/9/19).

Kepala Balai Bahasa Sumatera Selatan, Firman Susilo, dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada peserta yang telah hadir dari awal sampai dengan akhir kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia di Kabupaten OKU.

Semoga kegiatan ini bisa menambah wawasan bagi jurnalis (wartawan) untuk lebih memahami dalam mengunakan Bahasa Indonesia dalam  membuat berita sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah dipaparkan oleh pemateri.

Terancam Nganggur Karena Elza Syarief, Ini Sumber Kekayaan Melaney Ricardo, Ternyata Pebisnis Tajir!

Suka Tentang Hal Mistis, Selain KKN Penari, Ini 5 Tempat Menyeramkan yang Mungkin Bisa Kamu Kunjungi

Pilkada Serentak Tahun 2020 di 7 Kabupaten Wilayah Sumsel, KPU Sumsel Ajukan Anggaran Rp 394 Miliar

Selanjutnya Firman berharap wartawan di Kabupaten OKU ini bisa membantu para guru, siswa, dan masyarakat dalam membudayakan membaca koran sehingga tulisan jurnalis selalu ditunggu kehadirannya untuk dibaca. Dikatakan Firman, wartawan sebagai garda terdepan penguatan bahasa negara ( Bahasa Indonesia—Red) harus  menyampaikan berita yang mengangkat suatu daerah untuk lebih maju dan berbudaya, khususnya dalam upaya mengutamakan bahasa negara dan melestarikan bahasa daerah. Selain itu,   dari kegiatan ini juga diharapkan para jurnalis bisa  mengembangkan program literasi di Kabupaten OKU,

Pada kesempatan itu Ketua PWI OKU, Purwadi Rozali, mengungkapkan ucapan terima kasih kepada para wartawan, utusan instansi, kampus, dan sekolah yang telah berpartisipasi dengan antusias mengikuti kegiatan ini. Semoga ke depan kegiatan ini bisa berjalan kembali, tidak hanya kegiatan ini saja mungkin juga ada kegiatan lain yang akan menambah ilmu bagi wartawan dalam berkarya untuk menghasilkan berita yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia,  khususnya juranalis di Kabupaten OKU .

Peserta mengaku terkesan , apalagi setelah mengikuti penyuluhan para wartawan  sangat terbantu saat menulis dan lebih teliti dalam menggunakan pilihan kata (diksi) ketika menulis berita. Selain itu, wartawan juga bisa memahami dan membuat paragraf yang baik sehingga dapat menulis berita yang sesuai kaidah bahasa Indonesia yang berlaku.Daam pesan yang disampaikan para peserta diacara penutupan, semuanya berharap agar penyuluhan dari Baai Bahasa Sumatera Selatan ini  dapat dilanjutkan pada masa yang akan datang.(eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved