Mengenal Telaga Rowo Bayu Banyuwangi, Tempat yang Dikaitkan Kisah KKN di Desa Penari

Kisah KKN di Desa Penari viral di media sosial. Beberapa nama tempat ikut di perbincangkan demi mengungkap misteri lokasi dari cerita ini, salah satu

Mengenal Telaga Rowo Bayu Banyuwangi, Tempat yang Dikaitkan Kisah KKN di Desa Penari
https://travel.kompas.com/
Wana Wisata Telaga Rowo Bayu yang ada di Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.(KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI) 

SRIPOKU.COM - Kisah KKN di Desa Penari viral di media sosial. Beberapa nama tempat ikut di perbincangkan demi mengungkap misteri lokasi dari cerita ini, salah satu nama yang disebut adalah Telaga Rowo Bayu Banyuwangi.

Dilasnir dari TribunTravel, kisah tentang KKN Desa Penari ini awalnya diunggah oleh akun Twitter @SimpleM81378523.

Bergabung di Twitter sekitar februari 2019, akun ini telah memiliki 245 ribu lebih pengikut. Akun ini memang kerap mengunggah cerita-cerita berbau horor dan misteri.

KKN di Desa Penari, Mengapa Ular Sering Jadi Hewan Siluman?

Mencari Jejak Lokasi Cerita KKN di Desa Penari, Petunjuknya Mengarah ke Satu Desa di Bondowoso

Utasan yang panjang saat digabungkan, membentuk kisah viral ini yang dicuitkan di akun Twitter yang selesai dalam beberapa hari.

Kisah horor nan mencekam yang ditulis dalam kurun waktu 11 hari ini, menunjukjan teka-teki latar tempat di salah satu daerah di Jawa Barat.

Akun tersebut menyatakan cuitan ini ia tulis berdasarkan kisah nyata yang disebut KKN Desa Penari. Meski berdasarkan kisah nyata, akun Twitter @SimpleM81378523 enggan menjelaskan secara rincih lokasi dari KKN.

Namu, ia sempat mencuit sebuah foto sebuah telaga dalam tweet klarifikasi soal kisah KKN Desa Penari yang merupakan foto Telaga Rowo Bayu Banyuwangi.

Rowo Bayu merupakan salah satu tempat wisata di Banyuwangi, tepatnya di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Berjarak 35 km dari Kota Banyuwangi dengan ketinggian sekitar 800 mdpl, membuat tempat ini tampak asri dengan perpohonan rindang di sekitarnya.

Rowo Bayu tidak hanya tempat wisata alam saja, tapi juga sebagai tempat wisata sejarah yang menyimpan misteri sejarah Kerajaan Blambangan.

Di sanam terdapat petilasan Prabu Tawang Alun, Raja Blambangan, serta ada tiga mata air atau sendang. Ketiga mata air ini memiliki nama Sendang Keputren, Sendang Wigangga dan Sendang Kamulyan.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved