Kini Menyerang Aldi Taher dan Ria Irawan, Cegahlah Kanker Kelenjar Getah Bening

Mereka yang imunitasnya atau sistem kekebalan tubuhnya lemah disebut lebih berisiko terkena limfoma atau kanker kelenjar getah bening.

Tayang:
Editor: Bejoroy
tribunnews.com & Instagram
Ilustrasi - Aldi Taher dan Ria Irawan. 

SRIPOKU.COM - Limfoma atau kanker kelenjar getah bening cukup banyak ditemui di Indonesia.

Menurut data Globocan, jenis limfoma non-Hodgkin merupakan kanker nomor 7 yang sering dijumpai di Indonesia.

Dokter dari Divisi Hematologi Onkokogi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, Dr.dr Andhika Rachman SpPD-KHOM mengatakan, limfoma bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

Sebelum Meninggal, Olga Saputra Lihatkan Saldo Rekening ke Ely Sugigi, Kini Keluarga Disebut Miskin, Kemana Sisa Uang Rp 60 Miliar?

Kenali Ciri-Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Berikut Ini Sebelum Lebih Parah

Ria Irawan Kena Kanker Kelenjar Getah Bening

Mereka yang imunitasnya atau sistem kekebalan tubuhnya lemah disebut lebih berisiko terkena limfoma.

Orang dengan penyakit autoimun, seperti lupus juga berisiko limfoma, karena penyakit tersebut menyebabkan menurunnya imunitas tubuh. Termasuk pasien dengan penyakit jaringan ikat.

Faktor risiko lainnya, yaitu adanya riwayat keluarga.

Jika ada anggota keluarga yang terkena kanker dan merasakan gejala penyakit limfoma, perlu mewaspadai pertumbuhan kanker tersebut.

"Tetapi, apakah ada faktor keturunan pada limfoma belum diketahui pasti, meski ada beberapa kasus yang orangtuanya limfoma, anaknya kemudian juga," kata Andhika di jakarta, TribunStyle.com kutip dari Kompas.com

Selain itu, limfoma juga lebih berisiko pada orang obesitas dan konsumsi makan yang tidak seimbang, seperti terlalu banyak makan daging merah.

Andhika mengungkapkan, beberapa kasus limfoma juga bisa dipicu oleh infeksi virus, seperti HIV, virus human T-cell leukemia, dan virus Epstein-Barr.

Adanya faktor risiko tersebut bukan berarti pasti akan terkena limfoma. Dalam sejumlah kasus, penyebab limfoma pun tidak diketahui pasti.

Aldi Taher dan Dewi Perssik
Aldi Taher dan Dewi Perssik (Instagram)

Penting untuk mengenali gejalanya, seperti ada benjolan di leher, lipat ketiak, atau lipat paha, sering berkeringat pada malam hari, dan sering demam tak lebih dari 38 derajat celsius.

Ustaz Arifin Ilham, dan Rifai Pamone sempat menderita penyakit kelenjar getah bening sebelum wafat

Waspadai 6 Gejalanya: Sering Berkeringat, Termasuk Mudah Demam, Mudah Lelah

Mengenali gejala munculnya kanker sangat penting, agar cepat mendapat diagnosis oleh dokter.

Pada kanker kelenjar getah bening atau limfoma, ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai.

Ria Irawan di rumah sakit.
Ria Irawan di rumah sakit. (www.tribunnews.com)

Dokter dari Divisi Hematologi Onkokogi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, Dr.dr Andhika Rachman SpPD-KHOM mengungkapkan, setidaknya ada enam gejala yang bisa muncul.

"Setiap orang gejalanya bisa berbeda-beda. Tetapi bukan berarti muncul satu gejala, lalu langsung ketakutan dan mengira itu limfoma. Harus diperiksakan ke dokter," kata Andhika, seperti dikutip Kompas.com

Public figure yang pernah dan sedang berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening.

Jika hasil diagnosis adalah limfoma, pengobatan medis harus segera dilakukan.

Berikut 6 gejala limfoma seperti dipaparkan dokter Andhika.

1. Bengkak di daerah kelenjar getah bening
Kanker ini awalnya akan menimbulkan bengkak atau benjolan di daerah tubuh yang terdapat kelenjar getah bening. Umumnya muncul di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha.

"Belum tentu leher bengkak itu limfoma. Kalau limfoma, benjolannya biasanya lebih dari satu atau seperti bergerombol dan tidak terasa sakit," kata Andhika.

2. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga perlu diwaspadai limfoma. Biasanya, penurunan berat badan lebih dari 10 persen dan setidaknya terjadi selama 6 bulan.

3. Berkeringat malam hari
Berkeringat malam hari yang menjadi gejala limfoma bukan karena melakukan aktivitas fisik.

Pada pasien limfoma, bisa keluar keringat pada malam hari, meskipun udara dingin atau kamar memakai AC.

Hal ini disebabkan metabolisme sel yang terganggu.

Terkadang disertai meriang dari malam sampai dini hari, hingga tubuh terasa gatal-gatal.

4. Demam
Banyak penyakit yang menimbulkan gejala demam.

Namun, pada pasien limfoma, demam yang terjadi biasanya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 37 derajat celsius dan tidak pernah lebih dari 38 derajat celsius. Demam pun akan hilang timbul.

5. Kelelahan
Pasien limfoma biasanya juga akan merasa sangat lelah atau lemah.

Misalnya, napas menjadi pendek dan sulit bernapas saat tingginya aktivitas, padahal sebelumnya baik-baik saja.

6. Perut terasa penuh
Gejala lainnya, yaitu perut terasa nyeri atau kurang nyaman.

Selain itu juga terasa penuh di perut. Jika beberapa gejala ini muncul terus-menerus, sebaiknya segera periksa ke dokter. (TribunStyle.com/ berbagai sumber)

Penulis: Agung Budi Santoso

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://style.tribunnews.com/ dengan Judul:
Renggut Nyawa Olga Syahputra, Kini Menyerang Aldi Taher & Ria Irawan, Cegahlah Kelenjar Getah Bening

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved