Berita Palembang

Kabut Makin Menebal, Kualitas Udara Palembang Mulai tak Sehat, Jarak Pandang Hanya 300 Meter

Kabut Makin Menebal, Kualitas Udara Palembang Mulai tak Sehat, Jarak Pandang Hanya 300 Meter

Kabut Makin Menebal, Kualitas Udara Palembang Mulai tak Sehat, Jarak Pandang Hanya 300 Meter
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Kabut asap tebal menyelimuti kawasan Jembatan Musi IV Palembang, Kamis (5/9/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

Kabut Makin Menebal, Kualitas Udara Palembang Mulai tak Sehat, Jarak Pandang Hanya 300 Meter

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kualitas udara di Kota Palembang mulai masuk dalam kategori tidak sehat. Hal itu dikarenakan sejak beberapa hari terakhir kabut asap semakin menebal menerpa kota pempek.

Dari pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) SMB II Palembang, kualitas udara tak lagi masuk dalam kategori sedang dengan nilai 78-123 µgram/m3 dengan nilai ambang batas tidak sehat adalah pada 150 µgram/m3.

Berdasarkan pantauan konsentrasi Partikulat (PM10) atau Partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron (mikrometer) pada, Kamis (5/9/2019) kualitas udara di kota pempek menunjukkan angka 200 ugram/m3 atau sudah berwarna merah hati.

"Berdasarkan pantauan PM 10 kualitas udara menunjukkan angka 200 yang berarti menandakan kualitas udara mulai tidak sehat," kata Kasi Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Bambang Beny Setiadji.

Meriahkan Hari Pelanggan Nasional 2019, PLN Gelar Lomba Masak Nasgor dengan Kompor Induksi

Nikah Tak Didampingi Keluarga, Begini Kabar Atlet Wushu Lindswell Kwok dan Suami, Jauh dari Mewah

Suami Kelima Elza Syarief Terungkap, Jadi Sorotan Saat Pakai Baju Couple Bareng Musuh Nikita Mirzani

Ia mengatakan, kabut asap tebal terus menyelimuti kota Palembang sejak beberapa hari belakangan. Akibat tebalnya kabut asap membuat Jarak Pandang (JP) hanya 300 M, dari sebelumnya mencapai 1 Km.

Imbas dari minimnya jarak pandang, membuat para pengendara yang melintas di jalan raya terpaksa menghidupkan lampu penerangan guna membantu pencahayaan selama berkendara. Selain itu, masyarakat juga tampak banyak menggunakan masker demi terhindar dari paparan langsung kabut asap.

"Jarak pandang saat ini hanya 300 M, kalau kemarin masih mencapai 1 KM," tegas Bambang.

Malam Ini Kick Off Pukul 19.30 WIB, Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia, Tonton di Mola TV

Nikah Tak Didampingi Keluarga, Begini Kabar Atlet Wushu Lindswell Kwok dan Suami, Jauh dari Mewah

Suami Kelima Elza Syarief Terungkap, Jadi Sorotan Saat Pakai Baju Couple Bareng Musuh Nikita Mirzani

Sumber dari LAPAN, tercatat beberapa titik panas di wilayah sebelah tenggara Kota Palembang dengan tingkat kepercayaan di atas 80% yang berkontribusi mengirimkan asap ke wilayah Kota Palembang, Pampangan, Tulung Selapan, Cengal, Mesuji dan Pematang Panggang .

Ia menjelaskan, intensitas asap tebal umumnya terjadi pada dini hari menjelang pagi hari (04.00-07.00 WIB) ini dikarenakan labilitas udara yang stabil pada saat tersebut. Setelah terbit matahari keadaan udara akan relatif labil sehingga partikel kering (asap) akan terangkat naik dan jarak pandang akan menjadi lebih baik.

"Kami mengimbau agar masyarakat untuk berhati-hati dalam bertransportasi pada (04.00-07.00 WIB) seiring potensi menurunnya jarak pandang," ungkapnya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved