Buang Bungkusan Berisi Sabu Saat Ada Razia, Warga Musirawas Inipun Diamankan Polisi

Buang Bungkusan Berisi Sabu Saat Ada Razia, Warga Empatlawang Inipun Diamankan Polisi

Buang Bungkusan Berisi Sabu Saat Ada Razia, Warga Musirawas Inipun Diamankan Polisi
SRIPOKU.COM/awijaya
Tersangka Husin Habibi ditangkap Satreskrim dan Satnarkoba Polres Empat Lawang, karena kedapatan membuang sabu ketepi jalan, Rabu (4/9/2019) 

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG - Kaget saat melihat ada razia kepolisian di jalan Saling Kabupaten Empatlawang pada Selasa (03/09/2019) pukul 22.00 malam, Husin Habibi (32) seketika membuang bungkusan berisi kristal putih diduga sabu-sabu. Namun kepolisian sempat melihat gerak gerik lelaki yang tinggal di Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Musurawas itu. Husin akhirnya diamankan oleh jajaran Reserse Narkoba Polres Empatlawang.

Informasi yang dihimpun di kepolisian, Rabu (04/09), barang bukti yang diamankan polisi berupa satu paket besar diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik klip transparan berat bruto 72,88 gram, satu unit kendaraan roda dua merk Honda Vario warna putih merah BG 4528 GAB, nomor rangkaa: MH1JFV112HK623962, nomor mesin: JFV1E 1630477, dan satu unit handpone warna hitam.

Kapolres Empatlawang, AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kasat Narkoba Iptu Rusdianto mengatakan saat razia anggotanya melihat seorang lelaki mengendarai sepeda motor warna putih membuang sesuatu ke tepi jalan yang berjarak sekirtar 5 meter dari tempat razia. Kemudian lelakilaki tersebut diberhentikan oleh petugas yang melaksanakan razia. Saat ditanyakan identitasnya bernama Husin Habibi, lalu kepolisian mengajaknya ke tempat lokasi dimana dirinya membuang sesuatu ditepi jalan.

"Ditepi jalan tempat tersangka membuang sesuatu ditemukan satu paket besar diduga narkotika golongan I jenis sabu didalam plastik klip transparan yang dibungkus lakban warna kuning berat bruto 72,88 gram," kata Iptu Rusdianto kepada wartawan, Rabu (4/9/2019). Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 dengan acaman hukuman minimal 5 sampai 12 tahun penjara.

Penulis: Awijaya
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved