Angsuran KPR Tiba-tiba Bisa Naik! Bagaimana Cara Memilih KPR yang Tepat?

Bunga KPR di beberapa bank tercatat mengalami kenaikan hingga 0,5 persen. Kenaikan tersebut terjadi di tengah tren penurunan suku bunga acuan Bank Ind

Angsuran KPR Tiba-tiba Bisa Naik! Bagaimana Cara Memilih KPR yang Tepat?
https://www.google.co.id/
Ilustrasi - Kredit Pemilikan rumah (KPR). (rockinghamlandtrust.org & uangteman.com) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Di beberapa bank tercatat bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mengalami kenaikan hingga 0,5 persen. Kenaikan tersebut terjadi di tengah tren penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia yang sudah mencapai 0,5 persen.

Adapun pihak bank dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkilah, perlu waktu setidaknya 3 hingga 6 bulan untuk penurunan suku bunga BI tertransmisikan dalam bunga kredit perbankan, termasuk KPR.

Berita Palembang: Bank Negara Indonesia Tawarkan Bunga KPR Kompetitif 6,75 Persen

Bidik Kaum Milenial, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank Mandiri Tahun 2019 Targetkan Tumbuh Dua Digit

Sehingga, kenaikan suku bunga KPR dalam beberapa bulan terakhir masih sangat mungkin terjadi.

Seperti yang terjadi pada Lia, salah satu nasabah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), misalnya, dia mendapatnya pemberitahuan secara tiba-tiba oleh pihak customer service BNI Griya melalui SMS bahwa suku bunga KPRnya naik dari 13,5 persen menjadi 14 persen untuk cicilan pembayaran yang jatuh tempo mulai Agustus ini. Dirinya sudah menjadi debitur BNI Griya sejak tahun 2011.

Ada pula nasabah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) pun mengeluhkan hal yang sama. Dia yang sudah menjadi debitur di BTN sejak 2011 ini tak begitu ingat besaran bunga dan kenaikannya, hanya saja dalam surat yang dia terima, besaran tagihan cicilannya naik jadi Rp 3,5 juta dari yang sebelumnya hanya 3,3 juta.

Walaupun demikian, kenaikan bunga ini tak terjadi kepada seluruh nasabah.

Novita Intan yang baru menjadi debitur KPR di BTN pada 2015 mengatakan, setelah mengalami bunga flat selama setahun, dirinya baru merasakan kenaikan bunga satu kali di 2016 lalu dan hingga saat ini belum lagi mengalami kenaikan.

Direktur Konsumer BTN Budi Satria pun mengatakan, memang tidak semua nasabah bakal mengalami kenaikan bunga KPR.

"Ya tidak untuk semuanya, berlaku untuk yang non subsidi , yang sudah habis bunga promonya saja dan lain lain," ujar dia kepada Kompas.com, Rabu (28/8/2019).

Mengantisipasi Kenaikan
Tentu, nasabah pun perlu mengantisipasi kenaikan suku bunga kredit yang kerap kali pemberitahuannya dilakukan pihak bank secara tiba-tiba. Lalu bagaimana calon nasabah memilih KPR yang tepat untuk dirinya?

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved